Kongres PSSI
Komite Pemilihan PSSI Jangan Warisi Budaya Buruk Nurdin Halid
Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso berharap, komite pemilihan PSSI tidak lagi membuat keputusan blunder.
Pengajuan syarat minimal 20 suara, yang kemudian diubah cukup hanya satu suara dukungan, menjadi pembelajaran penting, komite pemilihan independen dalam menggelar pemilihan Ketua Umum PSSI.
"Saya kira keputusan itu jelas sekali arahnya kemana. Keputusan komite itu kelihatan mau memenangkan siapa. Janganlah mengulang kembali kesalahan lama. Hobi pelintir statuta, suka memplesetkan aturan dan sebagainya," ujar Sutiyoso saat dihubungi Tribun-Medan.com di Jakarta, Senin (4/4/2011).
Menurutnya, sikap bijak komite pemilihan justru akan mendulang simpatik dari pecinta bola di Tanah Air.
"Jangan membuat kebijakan yang membuat masyarakat bertanya-tanya. Mereka di mata masyarakat dipandang jujur dan benar-benar kompeten dalam menegakan revolusi PSSI," ujar Bang Yos yang mengaku akan maju selaku kandidat Ketua Umum PSSI.
Dia menambahkan, tidak sewajarnya kubu reformasi yang menginginkan perubahan paradigma negatif dalam tubuh PSSI, kembali melakukan hal yang sama seperti yang sering dilakukan PSSI lama, kubu Nurdin Halid.
"Jangan rusak itu dengan warisan budaya buruk PSSI selama ini. Nanti mereka sendiri yang dipertanyakan kenetralannya," katanya.