Ada Ikan Lokal Kenapa Harus Impor?

Setiap hari, Jawa Tengah dibanjiri ikan impor hingga mencapai 700 ton

Tayang:
TRIBUN-MEDAN.com, SEMARANG - Setiap hari, Jawa Tengah dibanjiri ikan impor hingga mencapai 700 ton. Ikan-ikan tersebut didatangkan dari berbagai negara untuk memenuhi kebutuhan sejumlah rumah makan di Jawa tengah.

Koordinator Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Jawa Tengah Sukarman SH menyebutkan, yang menjadi persoalan dari ikan impor tersebut, ternyata jenisnya sama dengan yang disuplai nelayan lokal.

"Sejauh ini, Peraturan Menteri Perikanan dan Kelautan Nomor 17 Tahun 2010 hanya mengatur masalah baku mutu ikan. Namun tak ada pembatasan jenis ikan. Akibatnya yang diimpor jenisnya sama dengan ikan lokal, seperti ikan patin, ikan bawal, ikan tuna dan lain-lain," kata Sukarman, Selasa (5/4/2011), di sela-sela persiapan peringatan Hari Nelayan 6 April, di Semarang.

Kebijakan Kementrian Kelautan dan Perikanan tersebut dinilai sangat merugikan nelayan. Idealnya, izin impor ikan juga mengatur tentang jenis ikan, khususnya ikan-ikan yang tidak bisa disediakan nelayan lokal.

"Dengan peraturan tersebut, nelayan kita menjadi tak diproteksi. Mereka tak pernah difasilitasi untuk membuka pasar ikan hasil tangkapan mereka, tahu-tahu harus berkompetisi dengan nelayan asing yang diproteksi negaranya," tambah Sukarman.

Data yang berhasil dihimpun Kiara Jawa Tengah menunjukkan, dari 700 ton ikan asing yang menyerbu pasar Jawa Tengah, mayoritas adalah ikan patin dan ikan bawal serta ikan tuna. Jenis-jenis ikan tersebut, hampir setiap hari juga didapatkan oleh nelayan Jawa Tengah. Akibatnya harga ikan dari jenis yang sama, tak mampu diserap pasar.

"Itulah sebabnya, kami bersama beberapa kelompok nelayan yang ada di Jawa Tengah mengirimkan surat kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk meninjau kembali kebijakan tersebut. Setidaknya ada komitmen untuk memajukan nelayan dalam negeri," kata Sukarman.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved