Hans : Akibat Ulah Mereka, Saya Nyaris tidak Bisa Melihat

Untuk kesekian kalinya, ketua geng motor RNR

Tayang:
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Untuk kesekian kalinya, ketua geng motor RNR (Realita Rock and Roll), Yosafat Simanjuntak dan Wilson, kembali didudukkan di kursi pesakitan, Senin (25/4) petang.

Dalam sidang yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi korban, kedua terdakwa didampingi tim penasehat hukumnya. Saksi yang dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum adalah Hans Hutagalung dan Nataria Ong.

Dihadapan majelis hakim, kedua saksi mengaku mereka diserang oleh hampir dua ratus anggota geng motor yang diketuai oleh Yosafat. Saat itu, terang mereka, para anggota motor tersebut menyerang mereka tanpa sebab.

“Kami tidak tau apa penyebabnya pak hakim. Saat itu kami baru saja merayakan ulang tahun teman kami Johab di café traides,” sebut Nataria.

Usai merayakan ulang tahun Johab, lanjut Nataria, kami berkumpul di SPBU Petronas, Jalan Patimura. Tak lama berada di SPBU tersebut, secara tiba-tiba datang ratusan pengendara sepeda motor yang langsung melempari mobil yang mereka bawa.

Sementara itu, Hans Hutagalung, dihadapan sidang mengatakan, akibat peristiwa itu, dirinya harus terbaring dirumah sakit selama sebulan lebih akibat luka penganiayaan yang cukup serius. “Batok kepala saya harus dibelah akibat hantaman kayu. Selain itu, mata saya sebelah kanan nyaris tidak bisa melihat karena dihantam menggunakan batu oleh para terdakwa,” sebutnya mengatakan hingga saat ini dirinya harus tetap melakukan kontrol perawatan akibat luka yang dialaminya belum sembuh total.(Irf)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved