Breaking News

Kongres PSSI

Agum Gumelar Dinilai Tak Becus Selesaikan Konflik PSSI

Ketua Komite Normalisasi PSSI, Agum Gumelar

Laporan Wartawan Tribunnews/Alie Usman

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Ketua Komite Normalisasi PSSI, Agum Gumelar mulai mendapat kritikan tajam lantaran tak bisa menyudahi polemik PSSI. Agum dinilai tidak piawai membawa aspirasi perubahan PSSI dan tidak bisa meredakan konflik yang terus berkecamuk.

Menurut legenda sepakbola nasional, Bob Hippy, kegagalan Agum Gumelar Cs menyudahi konflik dapat dilihat dari belum adanya kesepahaman serta kesepakatan anggota PSSI dalam meredam konflik. Bahkan, aspirasi para anggota PSSI yang menginginkan figur-figur tertentu menjadi pengurus pusat PSSI tak bisa dijembatani Agum kepada FIFA.

Hal ini yang kemudian membuat konflik PSSI kembali mencuat. Agum Gumelar dinilai mengecewakan anggota PSSI, lantaran tidak mampu memperjuangkan Arifin Panigoro, George Toisutta, dan Nirwan Bakrie untuk lolos dari jerat larangan FIFA.

"Saya sangat kecewa karena FIFA tidak memberikan alasan yang tepat mengapa Nirwan Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro tidak berhak maju dalam pemilihan. Ini yang menjadi pertanyaan besar mengapa Agum tidak bisa memperjuangkan calon-calon yang bagus di mata kami," ujar Bob Hippy.

Pertemuan Agum Gumelar dengan Presiden FIFA, Sepp Blatter, pada 19 April lalu dinilai sia-sia lantaran tidak merubah apapun. FIFA tetap melarang orang-orang tersebut, dan kembali bersikap otoriter menggugurkan hasil kongres 14 April yang tidak dianggap sah, meskipun menyetujui keputusan pembentukan Komite Banding Pemilihan.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved