Pernak-pernik Untuk Waisak
Pernak - pernik yang berhubungan dengan Agama Budha, biasanya laku keras
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pernak - pernik yang berhubungan dengan Agama Budha, biasanya laku keras menjelang peringatan Tri Hari Suci Waisak, khususnya di Kota Medan.
Menyambut perayaan Hari Waisak yang jatuh pada hari Selasa (17/5) mendatang, beberapa toko pun mulai menyediakan aksesoris yang kerap digunakan pada perayaan hari suci bagi umat Buddha ini. Salah satunya ada Toko Coty, yang terletak di lantai 2 Plaza Medan Fair. Di toko ini, sehari-harinya memang menjual berbagai pernak-pernik yang sesuai dengan perayaan keagamaan.
Salah satunya, yang cukup terkenal di toko ini adalah, patung kristal yang dipoles dengan tinta emas berbentuk patung Buddha. Patung ini diyakini memiliki nilai tersendiri sebagai souvenir maupun pajangan yang ingin dihadiahkan kepada orang terdekat pada perayaan Waisak kali ini.
“Harganya sudah didiskon menjadi Rp 450 ribu. Patung Dewi Kwan Im juga harganya sama,” jelas karyawan Coty, Sulastri kepada Tribun, Sabtu (14/5) di Medan. Patung kristal Ju Lai Hut juga dibandrol dengan harga yang sama. Di toko ini memang banyak dijual berbagai pernak-pernik yang terbuat dari kristal, khusus bagi mereka pecinta produk ini.
Patung kristal yang berbentuk pagoda berwarna merah muda cerah juga dapat menjadi pilihan aksesoris dan souvenir Anda yang merayakan Waisak. Harganya sekitar Rp 1 juta rupiah. Kristal ini memang didatangkan dari luar negeri dan memiliki keunggulan khusus karena bentuknya yang bersifat padat dan solid.
Selain, patung yang terbuat dari kristal, Toko Coty juga menjual patung Buddha Ju Lai Hut yang terbuat dari gading gajah yang dipadukan dengan keramik berkualitas dan sudah dibentuk demikian rupa. Patung setinggi kira-kira satu meter ini, dibandrol seharga Rp 3 jutaan.
(ers/tribun-medan.com)