Dipicu Kenaikan Harga Kapas

Harga Seragam Sekolah Naik 50%

Penjualan seragam sekolah di sejumlah pasar dan toko pakaian seragam di kawasan Pusat Pasar Medan sudah menggeliat.

Tayang:
Laporan Wartawan Tribun Medan/Eris

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Meski tahun ajaran baru masih cukup lama, tapi penjualan seragam sekolah di sejumlah pasar dan toko pakaian seragam di kawasan Pusat Pasar Medan sudah menggeliat. Dibanding tahun lalu, harga seragam sekolah dipastikan akan naik hingga 50 persen, menyusul naiknya sejumlah komponen bahan baku terutama bahan pakaian seragam ditambah meningkatnya permintaan dua minggu sebelum masa sekolah dimulai.

Hingga saat ini, kenaikan harga seragam masih 25 persen, namun pihak pedagang seragam sekolah mengaku kenaikan berikutnya mencapai 50 persen akan terjadi dua minggu sebelum masuk sekolah.
Dari beberapa pedagang yang diwawancarai, mengaku seragam Sekolah Dasar (SD) adalah pakaian yang paling laris dijual pada tahun ini.

Pantauan Tribun pada Selasa (6/6) di Pusat Pasar Medan, terlihat kalangan pedagang seragam sekolah sudah menyusun stok seragam mulai TK, SD, SMP hingga SMA.

"Kalau sekarang ini masih kita naikkan 25 persen saja. Itu memang karena harga kapas, sebagai bahan baku tekstil sudah naik. Tapi kebanyakan pembeli tidak percaya kalau kita kasih penjelasan begitu," ujar pemilik Toko Buana, Erwin Hasibuan kepada Tribun, ketika ditemui di tokonya yang khusus menjual perlengkapan sekolah secara grosiran.

Ia mencontohkan, satu pasang seragam murid SD, normalnya dijual sekitar Rp 25 ribuan, itu pun dijual per lusin. Namun, setelah naiknya harga bahan baku pakaian, harganya mencapai Rp 35 ribu.
Namun jika pembeli sudah mulai ramai, harganya bisa mencapai Rp 45 ribu per pasang. Kenaikan serupa juga terjadi pada seragam murid SMP dan SMA. (ers) Selengkapnya baca edisi cetak halaman 5 hari ini

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved