pasar murah
Menkop dan UKM Sidak Grosir Pasar Murah
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM), Syarif Hasan dan Wali Kota Medan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM), Syarif Hasan dan Wali Kota medan Rahudman Harahap meninjau gudang penyimpanan barang pasar murah Pemko Medan di Gelanggang Remaja Jalan Sutomo, Keluharan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kamis (4/8).
Pantauan Tribun, dalam kunjungan yang kurang lebih 15 menit tersebut Menkop dan UKM melihat langsung bahan-bahan pokok yang akan didistribusikan ke 134 lokasi pasar murah yang tersebar di 21 kecamatan yang ada di Kota Medan dalam rangka menghadapi bulan suci puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H. Dalam kunjunagannya tersebut Syarif Hasan memuji Kebijakan yang dilakukan oleh rahudman karena dinilainya sangat membantu masyarakat.
“Sudah menjadi hukum alam jika memasuki bulan puasa harga bahan-bahan pokok merangkak naik karena permintaan akan bahan-bahan pokok cukup banyak. Untuk itu pemerintah selalu memonitor harga. Jika melihat pergerakan harga naik, maka pemerintah langsung melaksanakan operasi pasar yang dikoordinir langsung Bulog,” kata Syarif Hasan.
Untuk itu Syarif Hasan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Walikota Medan, sebab langkah yang diambil dengan menggelar pasar murah ini sebagai langkah antisipasi menyusul terjadinya kenaikan harga.
“Jadi inti pasar murah yang digelar seperti sekarang ini untuk memberikan subsidi kepada masyarakat, sebab harga bahan-bahan pokok yang dijual jauh di bawah harga pokok pasaran,” ungkapnya.
Menurut Syarif Hasan, ada ada tiga hikmah yang bisa diambil dari pasar murah yang digelar Pemko Medan ini. Pertama, menstabilkan harga. Kedua, memberikan subsidi langsung kepada masyarakat dalam bentuk bahan pokok. Sedangkan yang ketiga untuk beramal karena saat ini bulan Ramadhan.
“Langkah ini kalau dilakukan serentak di seluruh Indonesia, saya yakin sangat membantu rakyat sekali. Jadi kegiatan-kegiatan seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh rakyat saat ini,” paparnya.
Usai meninjau bahan-bahan pokok, Menkop dan UKM didampingi Walikota bersama Kadisperindag Kota Medan Syahrizal Arif, berserta sejumlah pimpinan Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) kemudian meninjau loket permintaan barang dan loket penerimaan pembayaran. Dalam peninjuan itu, Menkop dan UKM sempat berdialog dengan sejumlah pegawai yang bertugas di tempat tersebut.
“Apa yang bapak dan ibu lakukan saat ini merupakan amal yang sangat luar biasa. Selain menstabilkan harga, juga sangat membantu dan meringankan beban masyarakat menyusul terjadinya kenaikan harga,” ujar Syarif Hasan.
Setelah itu, Wali Kota mengajak Menkop dan UKM melihat bahan-bahan pokok yang telah telah dipersiapkan dalam satu unit pick-up. Mobil itu selanjutnya akan membawa bahan-bahan pokok untuk didistribusikan di lokasi pasar murah di masing-masing kecamatan.
“Beginilah cara kita mendistribusikannya,” jelas Rahudman kepada Kepda Syarif Hasan.
Dari Gelangang Remaja berdasarkan informasi yang diterima tribun, Menkop dan UKM didampingi Walikota selanjutnya meninjau lokasi pasar murah di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun dan juga meninjau persiapan ramadhan fair di lapangan sepakbola Mabar.
Sementara itu, di beberapa pasar tradisional pusat pasar dan petisah, harga-harga kembali meroket. Untuk harga cabe yang kemarin turun kembali meroket ke harga 11 ribu/kgnya, dimana harga sebelumnya Rp 7 ribu/kg. sedangkan daging lembu masih langka dipasasaran. untuk Telur berada di harga Rp 950 per butir, beras bulog Rp 6.700/kg, beras IR 64 per kilogram seharga Rp Rp 8 ribu /kg, dan minyak goreng masih stabil di angka Rp 9.500 /kg. Selanjutnya, sedangkan cabe merah yang sebelumnya garganya Rp 7 ribu kini menjadi Rp 11 ribu/kg dan cabe hijau masih berada diangka Rp 16 ribu/kg
Sedangkan untuk harga daging lembu mengalami kenaikan 10 sampai 15 persen. Biasanya berada di angka 68 ribu, namun selama puasa, harga berkisar Rp 75 Ribu sampai Rp 80 Ribu/kg. (ari/tribun-medan.com)