class akustik ramadhan
Top 40 Jelang Berbuka
Perhelatan musik, seperti juga di tahun-tahun sebelumnya, cenderung sepi.
TRIBUN-MEDAN.com - Perhelatan musik, seperti juga di tahun-tahun sebelumnya, cenderung sepi. Jikapun ada panggung-panggung itu diisi pagelaran dengan konsep yang erat berhubungan dengan bulan ramadan -dan religiusitas secara umum.
Medan termasuk kota yang mendadak sepi dengan perhelatan-perhelatan musik, terutama perhelatan berkonsep konser terbuka. Hingga menjelang masuk hari terakhir di pekan pertama Ramadan, belum ada konser terbuka yang digelar.
Satu-satunya geliat (di luar panggung hiburan di kancah tahunan Ramadan Fair) adalah Clas Akustik Ramadan. Dibesut Clasmild, perhelatan ini mengedepankan Astral Band. Konsepnya sederhana. Astral naik panggung menjelang dan beberapa saat setelah berbuka, berpindah dari satu kafe ke kafe lain, dari satu restoran ke restoran lain.
Di antara kafe dan restoran itu adalah Dapur Sop Marelan, Lesehan Agung Tanjung Morawa, Nuansa Sky Lounge Polonia, Tombo Luwe Tanjung Morawa, Medan Bakery dan Café Computer Tasbi, serta Putri Duyung Sea Food di Jl Sena, Medan. Di sini mereka memainkan lagu-lagu Top 40, plus meladeni request dari pengunjung.
Branch Manager Clasmild Medan, Sulianto mengatakan, program ini sudah diagendakan untuk menemani waktu berbuka umat musilm yang berpuasa. "Kita lihat masih jarang acara seperti ini, makanya kita buat acara ini. Semacam ngabuburit dan kita tidak cuma gelar di Medan, tapi juga di kawasan Tanjung Morawa," ujarnya di Medan, kemarin.(yns)