pasar murah
Ratusan Warga Samarinda Padati Pasar Murah BUMN
Ratusan warga Kota Samarinda berbondong bondong datang memadati Gedung Serba Guna Stadion Madya Sempaja
Mereka datang untuk membeli paket sembako murah pada kegiatan "Pasar Murah BUMN Peduli 2011" yang digelar sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pembina wilayah Kaltim. Paket sembako murah tersebut berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula pasir 2 kilo dengan kisaran harga Rp 100.000, kemudian dijual Rp 70.000 atau disubsidi 30 persen.
Manager Departement Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pupuk Kaltim, Idrus Arsyad mengatakan, kegiatan pasar murah BUMN peduli 2011 merupakan implementasi dari kepedulian BUMN di Kaltim kepada masyarakat serta mendukung program pemerintah yang harus dijalankan oleh setiap perusahaan seperti program CSR (Corporate social responsibility).
"Ada 29 BUMN pembina di Kaltim yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah tahun ini," kata Idrus kepada tribunkaltim.co.id disela-sela kegiatan pasar murah di Gedung Serba Guna Stadion Madya Sempaja, Sabtu (6/8/2011).
Menurut dia, jumlah paket yang di jual untuk wilayah Samarinda sebanyak 3.000 paket. Sedangkan di Balikpapan 3.000 paket dan di Kota Bontang 2.000 paket. "Untuk pasar murah di Bontang dan Balikpapan sudah kami gelar sejak kemarin, dan hari ini giiran di Kota Samarinda," ujar Idrus.
Menurut rencana, kata Idrus, kegiatan pasar murah BUMN peduli 2011 akan digelar kembali disejumlah kota di Kaltim pada pertengahan bulan puasa dan menjelang hari Idul Fitri 1432 Hijriah serta pada saat hari raya Natal.
"Tujuan kegiatan pasar murah BUMN Ini adalah untuk menstabilkan harga bahan pokok, membantu masyarakat kurang mampu dan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar BUMN diwilayah Kaltim," pungkas dia.
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setprov Kaltim, Sayid Faturrahman saat membuka kegiatan Pasar Murah BUMN peduli 2011, mengatakan, Pemprov Kaltim memberi apresiasi kepada seluruh BUMN yang yang menggagas kegiatan pasar murah untuk masyarakat.
"Kegiatan ini menunjukan bahwa BUMN tidak hanya semata mencari keuntungan di Kaltim, tapi juga peduli terhadap masyarakat. Kami berharap semakin banyak BUMN dan perusahaan swasta yang peduli terhadap sesama kurang mampu," kata dia.(*)