sekolah
Harumkan Tari Zapin Melayu
Tarian tradisioanl, khususnya Zapin Melayu menjadi pilihan Shia (15) dan Maydina Lubis (14).
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Tarian tradisioanl, khususnya Zapin Melayu menjadi pilihan
Shia (15) dan Maydina Lubis (14). Menurut mereka, Indonesia kaya akan seni tari yang
tak habis-habisnya untuk digali. “Belajar tari Zapin misalnya, butuh proses
panjang sampai kita benar-benar sempurna. Indonesia punya banyak pilihan tari
yang bisa menambah wawasan kita,”ujar Maydina. Bergabung dengan sanggar tari
Nusa Indah Entertainment, Shia dan Maydina, seperti merasa berada di
tengah-tengah keluarga kala menikmati serunya berkumpul dan berlatih tari.
Shia tak bisa menutupi kekecewaannya saat berbicara
tentang tarian Melayu di daerah ini yang seolah-olah menjadi penting saat
berurusan dengan acara seremoni. Selebihnya, menurut Shia tarian Melayu seperti
tak mendapat tempat di daerah asalnya. “Padahal tari Melayu itu dikenal sebagai
tarian yang punya kesulitan tinggi, maka bagi orang luar negeri, mereka sangat
menghargai tari Melayu,”katanya.
Setelah berhasil memboyong Juara III tari
tradisional se-Sumut 2011, dan juara II Festival Budaya Melayu 2011, Shia dan
Maydina bersiap menaklukan Festival Serampang Dua Belas di Bandung mendatang. (mom/tribun-medan.com)