Renovasi Stadion Teladan Masih Waiting List

Renovasi stadion Teladan merupakan wacana klasik. Selalu dicuatkan dalam janji oleh Pemerintah Kota Medan dan

Tayang:
Penulis: Randy P.F Hutagaol |
Laporan wartawan Tribun Medan /  Randy Hutagaol

TRIBUN-MEDAN.com MEDAN -  Renovasi stadion Teladan merupakan wacana klasik. Selalu dicuatkan dalam janji oleh Pemerintah Kota Medan dan jajaran pengurus PSMS dalam beberapa tahun terakhir. Namun fakta tetap menyajikan kebuntuan. Alhasil, stadion kebanggaan Medan/Sumut itu disematkan status tak layak pakai. Itu pula sebabnya beberapa kali PSMS dan tim sepakbola Sumut gagal menjadi tuan rumah. Parahnya lagi, skuad PSMS pernah jadi musafir akibat kondisi tersebut.

Namun, renovasi stadion Teladan menjadi pasti menyusul regulasi yang ditelurkan PSSI terkait klub profesional. Dari lima aspek yang ditetapkan; Legal, Infrastruktur, Personel, Finansial dan Supporting, poin infrastruktur merupakan prioritas PSMS saat ini. Beruntung pemugaran stadion dapat dilakukan sambil berjalan. Sehingga tidak menjadi kendala krusial jelang verifikasi klub pada 23 Agustus mendatang.

Aspek infrastruktur memiliki beberapa poin-poin mikro. Diantaranya lokasi stadion dapat diakses mudah dengan transportasi darat/ udara, dekat dengan akomodasi alias perhotelan. Yang paling vital ialah stadion memiliki kapasitas minimal 3000 tempat duduk dengan rumput artifisial memadai plus kelayakan papan skor, lampu penerangan, bench pemain dan official, pagar pengaman dan toilet. Selain stadion sebagai home ground juga dilengkapi stadion untuk home base.

Plt Ketua Umum PSMS, Idris mengatakan secara general keseluruhan persyaratan sudah terpenuhi. Pemugaran yang akan dilakukan  lebih diutamakan pada perbaikan lapangan tengah. Prioritas berikutnya toilet, bench dan papan skor. Daya tampung stadion Teladan pun mampu mengakomodir 15 ribu penonton dan dapat dijadikan home ground. Sedangkan untuk stadion mini dan mess Kebun Bunga telah dijadikan home base sejak lama.

"Pemugaran stadion Teladan sedang berjalan. Harga mati untuk itu karena kalau tidak, kita bisa gagal untuk lolos. Kita sudah inventarisir permasalahan yang ada. Dapat diperkirakan renovasi rampung sebelum kompetisi digulirkan," ujarnya dalam perbincangan di Kebun Bunga, Minggu (21/8/2011).

Kompetisi direncanakan bergulir mulai 8 Oktober. Ditaksir pemugaran dapat selesai sebelum hari - H tersebut. Jika kemungkinan terburuk, gagal. PSMS sudah mengantongi plan B. "Kita akan gunakan stadion Baharoeddin Siregar yang di Deliserdang. Ini juga poin kesepakatan di Balaikota pada saat penandatangan MoU. Tidak ada kendala berarti," imbuhnya.

Idris memang tidak sedang "cakap-cakap". Pantauan Tribun, 12 Agustus lalu saat dua belah pihak (PSMS dengan Konsorsium 6 perusahaan) menandatangani MoU di bawah payung PT Medan Bestari Metropolitan, renovasi stadion Teladan masuk dalam "main poin". Walikota Medan, Rahudman Harahap selaku penata kelola stadion menyatakan komitmennya memperbaiki stadion. Dapat pula dikatakan sebagai salah satu kompensasi kerjasama.

"Perbaikan stadion Teladan segera dilakukan dan bertahap. Pemko Medan komit untuk itu," katanya beberapa waktu lalu. Rahudman menjelaskan  perbaikan Stadion Teladan diselaraskan hingga memenuhi persyaratan AFC/FIFA. Biaya perbaikan akan menggunakan dana dari APBN, sedangkan Pemko Medan hanya menyiapkan fasilitas lain. Untuk itu akan ditampung dalam APBD 2012. (raf/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved