Dairi

Richard : Saya Malu Jadi Putra Dairi

Pemerintah Kabupaten Dairi, sangat kurang bersinergi dengan pihak Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, terutama jajaran SKPD

Editor: akb lama
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kabupaten Dairi, sangat kurang bersinergi dengan pihak Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, terutama jajaran SKPD terkait sehingga  banyak anggaran yang tidak didapatkan ditiap SKPD Pemkab Dairi.

Hal tersebut, dikatakan Sekretaris Tim Kunjungan Kerja (Kunker) X Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Richard Eddy M Lingga saat dihubungi Tribun Medan, Kamis (15/9).

“Begitu banyak dana yang bisa diperoleh dari APBD Provinsi yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan di Dairi, tapi kenapa tidak dimanfaatkan. Lihat daerah-daerah tetangga di Dairi anggaran yang didapatkan ditiap SKPD begitu besar, sehingga pembangunan dapat dilaksanakan,” kata Ricard.

Dirinya, sebagai putra asli Dairi merasa kecewa melihat kinerja SKPD dijajaran Pemkab Dairi yang tidak bisa melakukan langkah kordinasi kepihak Provinsi.

"Saya kecewa sebagai putra Dairi SKPD yang ada tidak bisa mendapatkan APBD, semuanya tidak mau peduli dan tidak mau saling bersinergi dengan Pemerintah Provinsi. Jika mau bersinergi akan banyak didapatkan bantuan yang semuanya untuk bumi Dairi yang dapat dinikmati masyarakat sendiri, kalau memang ada SKPD yang tidak peduli atau pun sudah tua silakan ganti saja,” ujarnya dengan nada kecewa.

Rasa kecewa, Ricard juga tidak terlepas terhadap  Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kabupaten Dairi yang dinilai tidak mampu memanfaatkan dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) senilai Rp 800 juta. Pada hal dana BDB yang bersumber dari APBD Sumut TA 2010 senilai itu, tapi justru dikembalikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Utara.

“Sungguh saya sangat kecewa, karena dana BDB tersebut telah diperjuangkan melalui Badan Anggaran DPRD Sumut untuk keperluan pembangunan di Kabupaten Dairi," katanya.

Padahal, dikatakan Richard Lingga, dana BDB tersebut diperuntukkan kepada rehabilitasi peningkatan dan pembangunan prasarana dan sarana air baku embung/waduk di Partapaan Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.(afr/ tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved