Breaking News:

Surat Klarifikasi Atas Berita "Kesehatan dan Pendidikan Masalah Serius di Nias"

Rekan Medan yang terhormat, Terkait berita "Kesehatan dan Pendidikan Masalah Serius di Nias" yang dipublikasikan Tribun-medan.com pada 17 November

Rekan Medan yang terhormat, Terkait berita "Kesehatan dan Pendidikan Masalah Serius di Nias" yang dipublikasikan Tribun-medan.com pada 17 November 2011 pukul 00.45 WIB, salah satu wartawan Trubun Medan terdapat kutipan Yayasan Obor Berkat Indonesia (Berkat) di http://medman.tribunnews.com/2011/11/17/kesehatan-dan-pendidikan-masalah-serius-di-nias dan sudah terbit juga di http//niasonline.net/2011/11/17/kesehatan-dan-pendidikan-masalah-serius-di-nias/

"Pendidikan dan kesehatan yang kurang baik, menjadi ekspos utama di beberapa kawasan ini. Seperti penuturan Area Manager Yayasan Obor Indonesia (OBI) cabang Nias, Bernart, Rabu (16/11).

Ditemui saat berada di Hotel Soliga Jalan Diponegoro, Gunung Sitoli, Nias, ia mengaku dari dua masalah tadi yang menjadi masalah kritis sebenarnya di segmen kesehatan. Ekonomi masyarakat yang belum layak, ditambah akses menuju lokasi warga yang cukup sulit, membuat distribusi pakan yang pantas tidak bisa terpenuhi.

"Kalau mencari orang kaya di Nias ini cukup mudah. Tetapi jika mencari orang miskin cukup sulit. Mereka umumnya berada di hutan atau perkampungan yang lokasinya sangat sulit ditempug baik memalui jalan kaki maupun menggunakan mobil off road," ungkapnya.

OBI yang bergerak dalam bidang kesehatan dan pendidikan di Nias, melihat meski mereka memberikan sosialisasi dan pemahaman dalam hal kesehatan termasuk memberikan bantuan, tidak terprogres dengan baik.

"Sia-sia tidak, tetapi harusnya ada keberlanjutan yang ditanggapi pemerintaj lokal dari apa yang kami lakukan. Memang benar, masalah kesehatan yang terjadi di Nias ini sudah lintas sub dinas. Artinya, jika kesehatannya kita bantu, bagaimana dengan ekonomi dan pendidikannya yang masih ambigu," ujarnya.(Irf/tribun-medan.com).

Selain itu, terdapat berita berjudul "warga desa Bawomataluo Kecam Keras Pernyataan Pimpinan Yayasan OBI-Nias" di http://niasonline.net/2011/11/17/warga-desa-bawomataluo-kecam-keras-pernyataan-pimpinan-yayasan-obi-nias/yang dikutip dari Tribun Medan oleh jurnalis yang sama dan di hari yang sama.

Kami dari pihak Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) menyatakan bahwa kutipan tersebut tidap pernah dilakukan oleh Area Manager Yayasan OBI, Bernad, pada saat Kunjungan Media ke Nias dalam rangka program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia 2011.

Dalam hal ini, kami ingin menegaskan bahwa Yayasan OBI bekerjasama baik dengan Pemerintahj dikepulauan Nias dan mendukung program pemerintah setempat, dan juga program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia dan program Yayasan OBI lainnya.

Salam Hormat, Bernad Yayasan Obor Berkat Indonesia

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved