Paceklik Air
Pengguna PDAM 80 Persen Warga Kota Medan
Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah Hamidy. Ia mengakui pelanggan PDAM Tirtanadi saat ini sekitar 80 – 85 persennya
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah Hamidy. Ia mengakui pelanggan PDAM Tirtanadi saat ini sekitar 80 – 85 persennya merupakan warga Kota Medan.
Bahkan, tambahnya, dari jumlah tersebut masih sekitar 80 persen Rumah Tangga (RT) pula yang mendapat pasokan air bersih, sementara 20 persen sisanya belum mendapat pasokan.
Hal ini diperparah lagi dengan buruknya kualitas air yang diproduksi PDAM yang terkadang tidak stabil.
“PDAM perlu meningkatkan jaringan-jaringan untuk memaksimalkan akses masyarakat memperoleh air bersih. Bahkan rumah saya saja masih kesulitan terutama di pagi hari. Setiap hari harus menampung air dulu di bak sampai penuh, karena alirannya tidak konstan,” keluh politisi PKS ini.
Ia juga menyayangkan niatan PDAM Tirtanadi untuk menaikkan tarif air di tahun 2012, jika nantinya tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan. Walau ia mengakui, secara finansial PDAM Tirtanadi memang tidak sanggup, bahkan untuk merawat fasilitas yang sudah lama sekalipun.
“Kita lihat dulu kemampuan finansialnya seperti apa. Jangan langsung menaikkan tarif saja. Itu kan kesannya PDAM hanya cari cara mudah saja untuk mendapatkan anggaran,” tegasnya.
Meski faktanya 80 persen pelanggan PDAM Tirtanadi adalah warga Medan, namun ia menolak bila dikatakan Pemko Medan harus ambil andil dalam memperbaiki mutu dan kinerja PDAM.
Menurutnya masalah PDAM Tirtanadi masih wewenang Pemprov Sumut, karena belum diserahkan kepada Pemko Medan, seperti yang dilakukan terhadap Pemko Binjai. Bahkan untuk menyerahkan pengelolaan kepada Pemko Medan pun, ia mengaku akan sulit direalisasikan.
“Itu tetap wewenang Pemprov Sumut. Keterlibatan pemprov dapat ditunjukkan dengan menyuntikkan anggaran sebagai penyertaan modal. Termasuk kalau memang ada investor asing yang berniat menjalin kerjasama, itu bagus sekali. Setelah itu barulah dipilih kualifikasi manajemen di PDAM yang benar-benar mampu menjalankan manajemen dengan baik. Jangan sembarang pilih,” imbuhnya. (ers/tribun-medan.com)