Bandara Kualanamu
Bandara Silangit Diperluas
Menteri Perhubungan EE Mangindaan berjanji akan mengembangkan Bandara Silangit, Tobasa, Sumatera Utara
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Perhubungan EE Mangindaan berjanji akan mengembangkan Bandara Silangit, Tobasa, Sumatera Utara. Saat ini bandara yang hanya bisa landing pesawat kecil akan dilebarkan agar pesawat boeing bisa mendarat.
Hal tersebut diungkapkan oleh EE Mangindaan usai meninjau Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu, Rabu (30/11).
Dalam konferensi pers di ruang VIP Bandara International Medan, sekitar pukul 18.00 WIB, Mangindaan mengungkapkan beberapa alasan pengembangan Bandara Silangit.
Pertama dari segi bisnis, letak Bandara Silangit sangat strategis. Karena berada di tengah-tengah sembilan kabupaten/kota. Simalungun, Tobasa, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Padangsiedempuan, Dairi, dan Humbang Hasundutan. "Di daerah itu semua selain memiliki potensi pariwisata seperti Danau Toba, tetapi juga merupakan daerah pertanian dan perkebunan, itu sangat strategis," ujar Mangindaan.
Jika Bandara Silangit dikembangkan, maka akan menarik minat wisatawan mancanegara untuk ke Danau Toba dan daerah wisata lainnya yang ada di daerah tersebut. Para investor pastinya juga tertarik untuk mengembangkan usaha di kawasan sembilan kabupaten tersebut karena transportasi sudah gampang.
Bandara Silangit saat ini landasannya hanya sepanjang 2250 meter dan lebar 30 meter. "Ini belum bisa untuk mendaratkan pesawat boeing, makanya landasan akan kita tambah panjangnya dan lebarnya. Jadi nanti panjangnya itu minimal 2400 - 2500 meter dan lebarnya menjadi 45 meter. Kalau sudah begini pesawat boeing pun akan nyaman mendarat," jelasnya.
Selain itu, akan dibangun terminal baru yang bisa melayani 500 penumpang setiap harinya. "Terminal B akan kita bangun, Bandara Silangit ini menjadi perhatian khusus kita makanya saya mendahulukan ke sana tadi," ujarnya. (Rif/Tribun-medan.com)