Rp 10 Miliar Lebih untuk Renovasi Teladan

Belum ada perubahan berarti di Stadion Teladan Medan setelah kunjungan perwakilan Asian Football Confederation (AFC)

Tayang:
Penulis: Randy P.F Hutagaol |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Randy Hutagaol

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Belum ada perubahan berarti di Stadion Teladan Medan setelah kunjungan perwakilan Asian Football Confederation (AFC) Jumat (30/9) lalu. Ketiadaan anggaran menyebabkan renovasi masih asal jadi. Tapi, ada kabar baik. Pemerintah Kota Medan berhasil melakukan pendekatan kepada Kementrian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) yang akhirnya menyetujui dana sebesar Rp 10,927 Miliar untuk digelontorkan membenahi stadion bersejarah kebanggaan masyarakat Kota Medan tersebut.

 Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan Dzulhifzi Lubis mengatakan, pihaknya beserta tim panitia renovasi Stadion Teladan yang dibentuk wali kota Medan Rahudman Harahap mendapat persetujuan untuk memakai anggaran Kemenpora sebesar 10 miliar lebih.

"Kami diterima Deputi Menpora Jumat (2/12) lalu. Intinya kami menyahuti permintaan AFC bagaimana stadion itu layak untuk menggelar pertandingan bertaraf internasional. Untuk itu, kami dan tim yang dibentuk wali kota mendatangi kemenpora untuk meminta pendanaan," ujar Dzulhifzi  di Medan, Sabtu (3/12).

Dzulhifzi yang juga Ketua Komite Renovasi Stadion Teladan ini mengatakan, permintaan tersebut dilandasi rencana Kemenpora untuk merenovasi bangunan-bangunan bersejarah di Indonesia, dan Stadion Teladan Medan yang menjadi markas PSMS Medan itu masuk dalam daftar bangunan bersejarah.

 "Akhirnya Kementrian Pemuda dan Olahraga memberi bantuan sekitar 10 miliar untuk Stadion Teladan.. Anggaran 2011 dan bisa dikerjakan di 2012. Kami harapkan dengan dukungan seperti itu permintaan AFC terpenuhi," katanya.

Dzulhifzi menjelaskan, ada tujuh ruangan yang diminta perwakilan AFC untuk dipenuhi Stadion Teladan saat verifikasi, yakni rungan doping, ruangan pengawas pertandingan, ruang petugas Keamanan di dalam Stadion Teladan, ruang kontrol siaran televisi, ruangan media center yang nyaman, mix zone, dan ruangan konferensi pers yang lebih layak.

Tidak hanya penambahan ruangan, beberapa fasilitas yang dianggap perlu juga masuk dalam daftar renovasi, termasuk penambahan daya listrik lampu penerangan lapangan stadion yang sebelumnya 80.000 watt menjadi 100.000 watt.

Dzulhifzi menambahkan, hasil dari pertemuan dengan wakil dari Kemenpora tersebut akan disampaikan segera kepada wali kota Medan. "Permohonan kami ini  untuk kepentingan Sumatera Utara. Apalagi sebelum ini, Kemenpora juga belum pernah membantu pendanaan Stadion Teladan. Kita berharap Sebelum 2012, renovasi bias dikerjakan,"  katanya.(raf)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved