Jembatan Tenggarong Roboh

Evakuasi Korban Jembatan Terancam Dihentikan

Tidak menutup kemungkinan masa tanggap darurat yang telah diperpanjang menjadi 14 hari akan berakhir 8

Evakuasi Korban Jembatan Terancam Dihentikan
(TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)/TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)
Tim Kementerian PU berkoordinasi sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut di TKP Jembatan Kartanegara Kutai Kartanegara, Senin (28/11). Hari ini tim mengambil beberapa barang bukti dari sekitar TKP untuk dianalisa sehingga tim bisa membuat kesimpulan atas penyebab kejadian runtuhnya Golden Gate Kukar. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)
Laporan wartawan Tribun Kaltim/Doan E Pardede

TRIBUN-MEDAN.com,TENGGARONG - Tidak menutup kemungkinan masa tanggap darurat yang telah diperpanjang menjadi 14 hari akan berakhir 8 Desember 2011 tidak akan diperpanjang.

Hal ini masih dibicarakan antara Pemkab Kukar dan tim evakuasi serta pihak terkait lainnya. Demikian dikatakan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, Selasa (6/12/2011).

"Evakuasi yang telah telah diperpanjang sampai 8 November 2011, apakah akan diperpanjang atau dihentikan masih akan dibicarakan dulu dengan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas). Kalau misalnya dikatakan diperpanjang akan kita perpanjang dan kalau tidak, dengan pertimbangan daripada menganggu arus lalu lintas tanpa hasil yang jelas, maka evakuasi akan dihentikan. Masih akan dibicarakan," kata Rita.

Pemkab Kukar juga mengaku siap menjadi leader penanganan kasus runtuhnya jembatan. Namun menurut Rita, walaupun pemkab Kukar bertindak sebagai leader proses evakuasi korban, barang dan reruntuhan jembatan tetap di Basarnas. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved