Aksi Bakar Diri
SBY Didesak Temui Keluarga Sondang
Presiden SBY diminta menemui secara langsung keluarga Sondang Hutagalung mahasiswa
TRIBUN-MEDAN.com,JAKARTA - Presiden SBY diminta menemui secara langsung keluarga Sondang Hutagalung mahasiswa Universitas Bung Karno(UBK) yang meninggal karena aksi bakar diri di depan Istana Negara, Jakarta.
"Sebagai kepala negara menurut saya itu adalah hal yang harus dilakukan. Ya paling tidak ketika si korban ini meninggal ada sebuah statement ada sebuah bentuk perhatian lah terhadap aksi yang dilakukan ini ya entah menemui keluarga atau hal-hal lain yang dilakukan pemerintah," ujar Ketua Umum PAN Muda Untuk Indonesia (Pandu Indonesia) M.Rodli Kaelani dalam siaran persnya yang diterima Tribunnews.com, Senin(12/12/2011).
Menurut pria yang akrab disapa Odie ini menjelaskan di masa yang tersisa ini presiden SBY harus bisa menyelesaikan isu-isu yang sangat berkenaan langsung dengan masyarakat dan paling tidak dia dapat mengakhiri pemerintahannya dengan mendapatkan simpati dari masyarakat.
SBY kata Odie juga harus menginstruksikan dengan cepat kepada aparatnya untuk mengungkap latar belakang aksi yang dilakukan oleh Sondang tersebut.
"Agar pemerintahan SBY tahu, agar dapat dilakukan langkah antisipatif supaya hal tersebut tidak terulang lagi," jelasnya.
Lebih lanjut menurut Odie Pandu Indonesia yang merupakan sayap partai dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga berharap agar Pemerintahan SBY-Boediono ini bisa mendapatkan kepercayaan kembali dari masyarakat lantaran aksi yang dilakukan oleh Sondang tersebut merupakan bentuk keprihatinan sosial atas kondisi kemiskinan yang saat ini terjadi.
"Jika SBY ingin mendapatkan simpati publik yang dinilai cepet dalam merespon terhadap aksi bakar diri yang dilakukan, ya dia harus melakukan tindakan yang lebih konkreet dan cepat dalam membahas dan menangani aspek kesejahteraan, korupsi dan lainnya," katanya.(*)