PSMS ISL
Laga Perdana Tandang PSMS ISL Batal
Perhelatan laga PSMS kontra PSAP Sigli di pentas Indonesia Super League (ISL) batal.
Penulis: Randy P.F Hutagaol |
TRIBUN-MEDAN.com MEDAN - Perhelatan laga PSMS kontra PSAP Sigli di pentas Indonesia Super League (ISL) batal. Seyogianya, berdasarkan jadwal yang dirilis PT Liga Indonesia, pertandingan dihelat di stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh (17/12) mendatang. "Reschedule" belum definitif namun direncanakan digelar di awal Januari 2012 usai dua laga tandang PSMS melawat Pelita Jaya dan Persib Bandung.
Ketua Umum PSAP Sigli, Muhammad Yasin Amin yang dikonfirmasi tribun via seluler membenarkan pembatalan tersebut. Ancaman teror dari publik Serambi Mekkah terhadap In Kyun Oh dan kawan-kawan menjadi penyebab utama. Hal tersebut berkaitan dengan kemarahan masyarakat atas insiden pelemparan pemain dan bus pemain Persiraja Banda Aceh. Tidak hanya itu, penyerang Cristian Bekatal mengalami luka bocor di kepala. Saat itu skuad Heri Kiswanto melakoni laga tandang kontra PSMS Medan di stadion Teladan di kasta divisi utama musim 2010/2011.
"Ini bukan sekedar ancaman. Tapi sudah ada rencana serius untuk membalas tindakan PSMS atas Persiraja. Jika laga tetap dilangsungkan, saya dan panitia pelaksana tak bisa menjamin keselamatan PSMS. Hal ini sudah saya koordinasikan dengan Pak Idris dan PT Liga Indonesia," ujarnya.
Di sisi lain, faktor non teknis harus dilakoni Laskar Aneuk Nagreu bukan di "rumah sendiri". PT Liga Indonesia menilai stadion Kuta Asan tidak memenuhi standarisasi kelayakan untuk menggelar pertandingan di panggung ISL. Mereka harus jadi tim musafir di "home base" Persiraja Banda Aceh, Stadion Harapan Bangsa. Kala itu PSAP Sigli dipermalukan dua klub kaya asal Kalimantan, Persisam (2-3) dan Mitra Kukar (1-2).
Yasin mengatakan berlaga bukan di stadion sendiri berimbas pada kerugian finansial. Saat laga Persisam, menderita kerugian sebesar Rp 15 juta dari pemasukan Rp 134 juta. Sedangkan kontra Mitra Kukar menderita kerugian Rp 30 juta dari pemasukan 79 juta. "Total kerugian PSAP Sigli Rp 55juta. Ini faktor berikutnya yang jadi pertimbangan kami," katanya.
Menurutnya stadion Kuta Asan akan segera direnovasi hingga layak pakai sesuai standarisasi. "Renovasi meliputi ruang ganti dan lampu penerangan untuk laga di malam hari. Soal taksasi harga itu kan urusan Pemda," katanya.
Sekretaris tim, Fityan Hamdi menyebutkan pembatalan tidak berdampak fatal bagi PSMS. "Manajemen sudah berkoordinasi dengan pihak PSAP. Bagi PSMS ini tak ada masalah la dan bisa memaklumi. Lagian ini kan otoritas PT Liga Indonesia," ujarnya.
Senada, Raja Isa bin Ras, arsitek PSMS mengatakan pembatalan laga justru berbuah positif bagi skuadnya. Durasi persiapan taktikal dan teknikal bisa lebih dimapankan. Konsentrasi pembentukan soliditas tim dalam melakoni dua laga tandang prestisius di awal Januari.
"Secara akumulatif tim baru dua puluh hari membentuk soliditas. Pembatalan laga bermanfaat positif mendongkrak kualitas tim. Pematangan teknik dan strategi terbuka besar," ujarnya.
Ia menampik kebugaran fisik pemain menurun. Sebab waktu lowong sudah pasti diisi dengan laga uji coba kontra tim liga super Malaysia, Perak FC dan tim kasta kedua Malaysia, Sime Darby. "Bukan tidak mungkin laga uji coba akan ditambah. Saya punya program variatif untuk mengatasi kekosongan yang ada, "pungkasnya. (raf/ tribun-medan.com)