Citizen Reporter

Perempuan Dubai Suka Busana Seksi

PROFESI desainer yang kutekuni membuatku mengenal pelbagai budaya dan seni pelbagai negara.

Perempuan Dubai Suka Busana Seksi
TRIBUN MEDAN/IST
DESI SARI DEWI
TRIBUN-MEDAN.com - PROFESI desainer yang kutekuni membuatku mengenal pelbagai  budaya dan seni pelbagai negara. Termasuk fesyen dari kawasan Timur Tengah, yang lagi tren.

Pada 10 Januari lalu, aku melakukan perjalanan kali  ketiga ke Dubai, Uni Emirat Arab (UAE). Aku tidak bosan ke negara minyak tersebut karena busana Timur Tengah, sedang digemari saat ini. Menarik sekali kalau bisa langsung melihat dan mempelajarinya di negara asalnya. Sebelum berangkat, aku dapat info Dubai sedang musim dingin. Menarik, karena sebelumnya aku ke sana ketika musim panas. Panas dan lembabnya luar biasa, suhunya mencapat 42 derajat Celsius. Benar-benar seperti di oven. Sehingga tempat yang bisa dikunjungi hanya dari mal ke mal saja.

Tentu aku sangat senang ketika tahu Dubai lagi musim dingin. Bisa menjelajah kota transit (hub) di kawasan Timur Tengah ini tanpa takut terbakar sinar matahari.

Ketika menginjakkan kaki kali di Dubai, aku temukan suasana yang berbeda di bandaranya. Pria berjubah putih dan perempuan berjubah hitam berlalu lalang dan aroma parfum khas Arab yang tersebar di seluruh ruangan.

Menurut adat istiadat setempat, warga asli Dubai tetap mempertahankan tradisi untuk mengenakan jubah mereka dan bahkan bangga mengenakannya. Sebab orang-orang di sini lebih respek kepada orang yang mengenakan jubah tersebut. Di UEA, warga asli lebih dihormati, yang ditandakan dengan tetap penggunaan jubah tradisional mereka.

Setelah melalui antrean panjang di imigrasi, akibat membeludaknya turis, aku melangkahkan kaki di luar bandara. (*) Selengkapnya baca edisi cetak halaman 7 hari ini

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved