Citizen Reporter

Pulau Samosir Lebih Butuh Hutan

Forum Peduli Samosir Nauli (Pesona) menentang kehadiran PT EJS di Samosir saat beraudiensi dengan Wakil Ketua DPRD Samosir

Pulau Samosir Lebih Butuh Hutan
IST
Tetty Naibaho - Warga Kabupaten Samosir
TRIBUN-MEDAN.com - Forum Peduli Samosir Nauli (Pesona) menentang kehadiran PT EJS di Samosir saat beraudiensi dengan Wakil Ketua DPRD Samosir Lundak Sagala didampingi tujuh  anggota DPRD, di kantor dewan, Desa Parbaba Dolok, Pangururan, Selasa (31/1).

Juru Bicara Pesona Rohani Manalu menjelaskan bumi Samosir lebih membutuhkan hutan untuk menopang kelangsungan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya. Kehancuran hutan seluas 2.250 hektare untuk kebun bunga merupakan tindakan ceroboh. Hanya mementingkan aspek ekonomis tanpa mempertimbangkan aspek ekologis dan sosiologis dari hutan tersebut.

Menurutnya, dampak ekonomi yang dihasilkan tidak sebanding dengan kerugian ekonomi yang akan terjadi akibat perubahan vegetasi di wilayah Samosir yang berdampak terhadap mata pencaharian petani di wilayah Samosir juga terhadap kelestarian Danau Toba sebagai daerah tujuan wisata di Samosir dan kabupaten lainnya.

Ketua Gamki Samosir Tumpal Siregar mengatakan  penolakan PT EJS AML  merupakan harga mati bagi kelangsungan dan kelestarian lingkungan Samosir. Berbagai dampak lingkungan yang terjadi di berbagai daerah, seperti terjadinya longsor dan banjir bandang di beberapa desa.

Delima Silalahi mengharapkan konsistensi dan kepedulian  DPRD Kabupaten Samosir untuk berperan aktif dan menentukan sikap terhadap rencana kehadiran perusahaan ini. Dia meminta DPRD menggunakan mekanisme yang ada,  dan memasukkan kasus ini dalam pembahasan.

Anggota DPRD Samosir Junjungan Situmorang mengatakan selaku masyarakat desa Partukkot Naginjang, Tele menolak kehadiran PT EJS.  Anggota DPRD yang lain  seperti Tuaman Sagala, Binsar Sinaga, Fernando Sinaga, Tahi Sitanggang, Baringin Sihotang menegaskan untuk  menolak kehadiran PT EJS di Samosir.

Wakil Ketua DPRD Samosir Lundak Sagala mngatakan DPRD telah memberikan rekomendasi agar Pemkab Samosir meninjau ulang izin lokasi PT. EJS. Namun rekomendasi itu diabaikan Pemkab Samosir.(*)

Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved