Hari Valentine
Momen Valentine untuk Si Lajang
Setiap harinya, Anda wajib menghargai diri sendiri, dan membuat hidup lebih bahagia karenanya
"Banyak orang menghakimi diri sendiri, membenci wajahnya, postur tubuhnya yang pendek, menyalahkan diri sendiri karena masih melajang belum punya pasangan padahal merasa memiliki kepribadian menyenangkan. Sikap seperti ini membuatnya menjadi pribadi yang tidak menyenangkan untuk diri sendiri. Padahal harusnya ia bisa menenangkan diri dan berpikir positif. Itulah sebabnya setiap orang butuh momen dalam hidupnya, untuk kembali menghargai dirinya," jelas Joanne Warsito, pendiri dan CEO Matchactually-Asia, kepada Kompas Female di sela kegiatan kelas kecantikan di Jakarta, Sabtu (11/2/2012).
Menurut Joanne, meski tak merayakan Valentine, momen ini dapat digunakan seseorang untuk meluangkan waktu untuk dirinya, menghargai kembali pribadinya seutuhnya. Terutama untuk para lajang yang tak perlu berkeluh kesah lantaran belum memiliki pasangan, apalagi merasa "sendirian" di Hari Kasih Sayang. Justru, kata Joanne, si lajang perlu menikmati kesendirian mengambil momen Valentine. "Ini adalah waktu terbaik untuk mengakrabkan diri sendiri," tuturnya.
Joanne punya tiga saran untuk si lajang, membahagiakan dirinya saat Valentine, menikmati "me time" tanpa merasa kesepian.
1. Menulis surat untuk diri sendiri.
"Tanggal
14 tepat pukul 00:00, inilah waktu tepat untuk diri sendiri. Nikmati
waktu sendirian dalam ruangan, nyalakan lilin, ciptakan suasana nyaman,
putar lagu kesukaan, lalu tulis surat untuk diri sendiri dengan tulisan
tangan, bukan dengan komputer atau gadget lainnya. Menulis
dengan tangan memberikan Anda waktu untuk diri sendiri, menulis dengan
penuh perasaan dan lebih jujur terhadap diri sendiri," saran Joanne.
Ia menyontohkan, tuliskan nama Anda di surat itu, katakan bahwa Anda adalah perempuan hebat, namun ungkapkan juga permintaan maaf kepada diri sendiri karena berbagai buruk yang telah Anda lakukan selama ini. Tuliskan berbagai hal positif tentang diri Anda. "Ketika Anda membuka kembali surat tersebut suatu hari, apalagi saat merasa terpuruk, Anda akan mengingatkan diri sendiri betapa hebatnya Anda," tuturnya.
2. Menikmati "me time".
Momen
Valentine dapat Anda jadikan sebagai waktu untuk menjadikan diri Anda
sendiri sebagai sahabat terbaik. Pahami tubuh Anda, berikan diri sendiri
hadiah. "Hadiah di sini bukan membelikan diri Anda sendiri sepasang
sepatu baru atau sebuah tas baru, tetapi berikan perhatian kepada diri
sendiri," jelasnya.
Joanne menyontohkan, rawat diri Anda di salon, lakukan berbagai hal yang ingin Anda lakukan namun belum sempat diwujudkan. Seperti memotong rambut Anda, lulur, spa. Anda juga bisa melakukan yoga, menikmati "me time", kata Joanne.
3. Tampil beda tanpa mengubah karakter.
Jadilah
diri sendiri, namun jangan berhenti memperbaiki diri termasuk dalam
berpenampilan. Lakukan penambahan kualitas diri namun bukan berarti Anda
mengubah karakter yang dimiliki saat ini. Contoh sederhananya, Anda
bisa bereksperimen dengan gaya riasan wajah, tetap natural namun
tingkatkan kualitasnya. Anda nyaman dengan gaya berpakaian kasual, namun
berikan variasi model busana yang berbeda tak seperti biasanya.
Anda
tetap menjadi diri sendiri, namun ada perubahan yang dapat dirasakan
sendiri juga mereka yang mengenal Anda. Meski begitu, Anda tetap menjadi
diri sendiri bukan berusaha berbeda dengan menjadi orang lain, bahkan
sosok baru yang bukan mewakili kepribadian Anda.
Tertantang mencoba?