Breaking News:

Suara Suporter

Menanti Debut Kemenangan Tandang

Lawatan ke Stadion Surajaya, kandang Persela Lamongan, menjadi arena pertaruhan bagi carataker pelatih kepala PSMS Medan Suharto AD

Penulis: Randy P.F Hutagaol | Editor: Ismail
Menanti Debut Kemenangan Tandang
TRIBUN MEDAN / IST
Bobi Septian - Koordinator Litbang SMeCK Hooligan
Laporan Wartawan Tribun Medan, Randy Hutagaol

TRIBUN-MEDAN.com - Lawatan ke Stadion Surajaya, kandang Persela Lamongan, menjadi arena pertaruhan bagi carataker pelatih kepala PSMS Medan Suharto AD. Pascapendepakan Raja Isa bin RAS, laga tandang perdananya ke PSAP Sigli berujung kekalahan (1-2). Meski demikian, terlalu dini untuk memberi penilaian atas kinerjanya.

Di masa Raja Isa, tiga partai away berujung pada hasil buruk. Dua kali kekalahan dan satu kali imbang. Masing-masing kalah 1-3 dari Persib Bandung, 1-2 dari Arema Malang dan imbang 2-2 saat dijamu Pelita Jaya  Karawang.  Sederhananya, secara umum belum ada perubahan berarti. Ayam Kinantan masih tak bertaji kala bertamu ke kandang klub lain.

Menarik untuk menyimak pertandingan tandang kedua bagi Suharto ini. Kenapa? Sebab ia tidak sekadar masuk sebagai pengganti. Suharto melakukan sejumlah perubahan mendasar. Raja Isa fanatik pada 4-2-3-1. Suharto memilih 4-4-2. Formula ini sudah menghasilkan tujuh poin dari empat laga. Tapi seperti disebutkan di atas tadi, skema favorit Suharto ini belum terbukti menyengat di luar kandang.

Kedua, seberapa efektif  kebijakan rotasi yang  kerap dilakukan Suharto? Kemungkinannya ada dua, terjadi penyegaran di tubuh tim dan hilangnya gap antara pemain cadangan dengan inti atau justru merusak rima permainan tim. Di Stadion Teladan, perubahan formasi dan kebijakan rotasi berjalan mulus. Adakah berlaku sama di luar Teladan?.

Di lihat dari sisi grade, Persela Lamongan jauh di atas PSMS Medan. Mereka berada di deretan lima besar klasemen sementara. Produktifitasnya tinggi dengan 22 gol walau di sisi lain punya kelemahan dalam mekanisme bertahan dengan bukti kebobolan 15 gol.

Suharto dituntut untuk meningkatkan efektivitas daya serang guna mengoptimalkan sisi kelemahan pertahanan Persela. Sekaligus menyeimbangkan kekuatan pertahanan karena Mario Costas, Roman Gulian dan Gustavo Lopez sudah membuktikan diri sebagai predator nan buas bagi lawan-lawannya. Mampukah? SMeCK berharap demikian dan mendukungmu. Salam Sada Roha!(raf)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved