Pemerintah Harus Berikan Perhatian Kepada Siswa Berprestasi

Apresiasi kepada siswa yang berhasil pada pelaksanaan Ujian Nasional oleh seorang Kepala Daerah pantas didukung.

Pemerintah Harus Berikan Perhatian Kepada Siswa Berprestasi
Tribun Medan / Fahrizal
Ibnu Hajar Rektor Universitas Negeri Medan

Laporan Wartawan Tribun Medan / Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Apresiasi kepada siswa yang berhasil pada pelaksanaan Ujian Nasional oleh seorang Kepala Daerah pantas didukung.

Saya sangat sepakat akan hal itu. Memang idealnya harus seperti itu, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada siswa berprestasi.

Artinya perlu pembinaan secara berkesinambungan terhadap siswa yang memiliki tingkat prestasi yang lebih baik dibandingkan siswa-siswa yang lain. Seperti memberikan beasiswa kepada siswa yang memperoleh skor tertinggi di Kota Medan.

Misalnya ada ada 50 siswa yang mencetak skor tertinggi, baik di tingkat SD, SMP maupun SMA, diberikan fasilitas belajar yang baik. Jangan sampai siswa yang cerdas malah terabaikan sehingga menjadi tidak terarah.

Untuk mendapatkan skor tinggi pada ujian nasional tersebut kan tidak mudah, perlu belajar, kecerdasan dan usaha. Nah kita berikan apresiasi kepada siswa yang sudah belajar dengan usaha keras.

Kendati demikian tidak dibenarkan mendapatkan skor tertinggi tersebut menghalalkan segala cara seperti melakukan kecurangan saat ujian. Pihak pengawas ujian juga harus adil, apabila ada siswa yang melakukan kecurangan saat ujian berlangsung.

Mereka harus dikeluarkan saat ujian. Tidak boleh ada perbedaan misalnya memberikan keistimewaan untuk siswa tertentu dengan memberikan kunci jawaban. Ini sudah tidak fair. Oleh sebab itu sistem pengawasan saat ujian berlangsung harus benar-benar diberikan kepada setiap siswa.

Untuk anak-anak yang memiliki kecerdasan atau talenta tertentu juga jangan pernah dilupakan oleh pemerintah. Sebaiknya anak-anak yang mempunyai kenggulan dibidang pengetahuan tertentu sudah mulai dipetakan.

Kalau di Malaysia, anak-anak yang memiliki kecerdasan itu benar-benar diberikan keistimewaan oleh pemerintahnya, mulai dari fasilitas belajar, beasiswa, akses untuk memasuki sekolah atau universitas unggulan hingga uang saku pun diberikan per bulan.

Hal itu agar siswa bersemangat dan termotivasi untuk terus mencetak prestasi, bahkan sampai mendapatkan pekerjaan pun diberikan posisi yang cukup strategis dalam departemen-departemen yang ada di dalam pemerintahan di Malaysia.

Siswa-siswa berprestasi ini kan memiliki kemampuan lebih dibandingkan orang lain, jadi harus diberikan prioritas.

Jangan sampai siswa-siswa pintar dari Indonesia malah hasilnya dinikmati oleh negara lain. Terlebih karena tidak bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keilmuannya sehingga negara lain yang memfasilitasi, kan sayang.

Contohya Singapura, negara ini selalu memantau siswa-siswa dari luar negaranya untuk kemudian diberikan pendidikan gratis dan beasiswa. Jangan sampai orang-orang pintar kita justru malah memberikan kontribusi dan pengetahuannya kepada Singapura.

Kemajuan sebuah negara tolak ukurnya adalah pendidikan, kalau pendidikannya jeblok maka hasilnya justru keterpurukan diberbagai bidang kehidupan. (riz/tribun-medan.com)

Penulis: Fahrizal Fahmi Daulay
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved