Kecelakaan Sukhoi

Mereka Disatukan dalam Kepedulian

Kesedihan yang mendalam dan kepedulian besar terhadap kegelisahan keluarga korban telah menyatukan mereka semua.

Tayang:
Mereka Disatukan dalam Kepedulian - 0802332620X310.jpg
KOMPAS/ANTONY LEE
Tim gabungan ketiga diberangkatkan untuk mencari dan mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Jumat (11/5/2012) pagi ini.

Sayang, mereka terhalang kabut tebal. Jarak pandang hanya 2 meter. Tim siaga di tempat. Ketika kabut tersingkap, tim bisa mendekati lokasi puing. Pukul 13.03, posko SAR SSJ100 Pangkalan Udara Atang Sendjaja mendapat perkembangan. Tim Paskhas telah menemukan korban pesawat Sukhoi. Saat itu, tim Paskhas juga bersama tim SAR Marinir dan tim SAR TNI. Diinformasikan ada 12 jenazah yang ditemukan.

Jenazah lalu dimasukkan ke dalam kantong jenazah. Ada tim yang mempercepat pembuatan helipad di puncak tebing di seberang tebing yang ditabrak Sukhoi. Empat jenazah akhirnya dapat diangkat ke helipad dan menunggu dievakuasi dengan helikopter.

Sayang, hingga pukul 19.00, empat jenazah itu batal dievakuasi. Cuaca buruk dan kabut tebal menghambat helikopter untuk mendekat dan mengevakuasi korban.

Seorang anggota Paskhas mengatakan, bagi TNI dalam operasi SAR tidak ada kata kembali dan aplus. Sekali berangkat, tim harus menemukan lokasi biarpun bermalam di hutan dengan logistik dan air yang mungkin minim. Namun, untuk kondisi seperti itulah mereka telah dilatih. (GAL/CHE/HEI/ICH/BRO)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved