Lansia Masih Berpotensi Untuk Berkarya
Deputi III Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perli
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ibrahim Sanjaya Siregar
TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT - Deputi III Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bidang Perlindungan Perempuan Luli Altriswati mengajak kaum perempuan lanjut usia dan perempuan penyandang cacat agar dapat memanfaatkan Pusat Informasi dan Konsultasi sebagai wadah untuk tempat berkonsultasi tentang permasalahan Perempuan lanjut usia dan penyandang cacat.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi pusat informasi dan konsultasi perempuan penyandang cacat dan model perlindungan perempuan lanjut usia yang responsif gender bertempat di ruang pola kantor Bupati, Selasa (26/6/2012).
Luli mengatakan kaum perempuan lanjut usia yang umumnya tidak produktif lagi jangan terabaikan karena para lansia masih berpotensi untuk berkarya dalam membangun Negeri ini, juga mendidik anak-anak sebagai generasi yang akan meneruskan pembangunan, oleh karenanya harus mendapat perhatian dalam rangka pemenuhan hak-hak dan peningkatan peran penyandang cacat dan perempuan lanjut usia dalam pembangunan.
Kabid PP dan KS Rina W. Marpaung melaporkan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan jaminan perlindungan dan rasa aman kepada penyandang cacat dan lanjut usia dari kekerasan atau ancaman dalam hal pemenuhan hak azasi debagai manusia, jumlah peserta sebanyak 30 orang terdiri dari LPPLU Kabupaten dan Kecamatan TP-PKK Kab.langkat, Organisasi Perempuan, PPA Polres Langkat, P2TP2A dan Himpunan Wanita penyandang cacat daerah. Hadir juga dalam acara tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Langkat Ny.Hj.Nuraida Ngogesa, Anggota DPRD Langkat M.Syahrul S.Sos serta undangan lainnya.