Jelang Ramadhan
Jelang Ramadhan, Beras di Sumut Aman
Pasokan beras di Sumatera Utara menjelang Ramadan dan Lebaran terbilang cukup aman. Konsumen tidak perlu khawatir kekurangan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pasokan beras di Sumatera Utara menjelang Ramadan dan Lebaran terbilang cukup aman. Konsumen tidak perlu khawatir kekurangan persediaan beras karena Bulog sudah mengalokasikan persediaan beras sebesar 72 ribu ton.
Demikian disampaikan Rusli Humas Bulog Sumatera Utara yang dihubungi www.tribun-medan.com, Jumat (6/7).
"Untuk saat ini ketahanan stok beras kita di Sumut cukup aman dan terkendali. Persediaan yang dimiliki Bulog sekitar 72 ribu ton," katanya.
Rusli mengungkapkan untuk sementara ini menghadapi bulan puasa dan punggahan belum perlu dilakukan operasi pasar, karena harga beras dinilai masih stabil.
Menurut pedagang di Pasar Pringgan harga beras mengalami kenaikan menjelang ramadan. Namun kenaikan tersebut tidak terlampau tinggi.
"Harga beras ada kenaikan, namun gak terlalu tinggi lah, paling naiknya hanya sekitar Rp 200," kata Dea pedagang beras.
Untuk beras jenis IR 64 dijual dengan harga Rp 8.500 sementara itu jenis kukubalam dibanderol dengan harga Rp 9.500 dan Rp 10.000 untuk beberapa tipe kukubalam. Sedangkan beras ramos dibanderol dengan harga Rp 9.000.
Bulog hanya akan melakukan operasi pasar apabila harga ditingkat pengecer sudah melampaui 10 persen dari harga normal. Rusli juga mengatakan operasi pasar juga bisa dilakukan apabila terdapat permintaan dari pemerintah untuk segera melakukan operasi pasar untuk mengatasi harga beras yang tidak stabil.
(riz/tribun-medan.com)
