Bunuh Diri, Perwira TNI Tembak Kepala
Bendera Merah Putih setengah tiang berkibar di Markas Korem 162
Perwira TNI yang
sehari-hari menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan Korem 162 Wirabhakti
ini menghabisi nyawanya dengan menembakkan pistol ke kepala.
"Tadi
malam beliau lembur. Sekitar pukul sembilan seperempat malam terdengar
suara tembakan. Ketika kami periksa ternyata ruang kerjanya terkunci
sehingga kami terpaksa membuka paksa pintunya," kata Danrem 162
Wirabhakti Kolonel Inf Julfardi Junin.
Julfardi menjelaskan,
sebelumnya Mayor Marpaung tidak menunjukkan gejala yang mancurigakan,
bahkan pada Selasa sore dia sempat berolahraga bersama di Asrama TNI
Gebang.
Mengenai penyebab hingga Marpaung nekat mengakhiri
hidupnya, Julfardi menduga hal itu karena penyakit yang dideritanya.
"Tidak ada apa-apa, tidak ada masalah, kecuali masalah pribadi. Almarhum
sering mengeluh sakit di perutnya," kata Zulfardi.
Setelah
sempat disemayamkan dan dimandikan serta didoakan sesama rekannya di
kamar jenazah RSUD Mataram, Rabu pagi, jenazah Marpaung diserahkan ke
keluarganya di Denpasar, Bali. Sekitar pukul 12.00 Wita, jenazah perwira
yang sudah delapan bulan bertugas di Korem 162 Wirabhakti itu
diterbangkan ke kampung halamannya di Medan.