Otak di Balik Innocence of Muslims Ditangkap Polisi

Otak di balik film anti Islam yang memicu kemarahan umat muslim di dunia

Otak di Balik Innocence of Muslims Ditangkap Polisi - Sam-Bacile-alias-Nakoula-Basseley-Nakoula.jpg
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Otak di balik film anti Islam yang memicu kemarahan umat muslim di dunia, ditangkap oleh kepolisian Los Angeles atas dugaan pelanggaran masa percobaan, Kamis (27/9/2012), waktu setempat.

Para petugas Sheriff wilayah Los Angeles menjebloskan Nakoula Basseley Nakoula ke dalam tahanan pada 15 September 2012, untuk diperiksa atas dugaan pelanggaraan masa percobaan.

Juru bicara Kantor Administrasi Pengadilan AS, Karen Redmond, mengatakan pada saat itu Kantor Percobaan Distrik California menduga Nakoula telah melanggar ketentuan masa percobaan, yaitu mengakses internet tanpa supervisi petugas berwenang.

Keterlibatan Nakoula dalam memproduksi dan memposting film Innocence of Moslems, ke dunia maya dinilai telah melanggar ketentuan masa percobaannya di tahun 2010, atas tuduhan melakukan penipuan perbankan.

Setidaknya sudah 30 orang tewas, dalam aksi unjuk rasa menentang film anti Islam, Innocence of Muslims, di seluruh dunia, termasuk di antaranya adalah Duta Besar Amerika Serikat (AS), untuk Libya, Chris Stevens.

Ia tewas berserta tiga orang stafnya yang juga merupakan warga AS.

Istana Kepresidenan AS, Gedung Putih, telah menyatakan aksi tersebut merupakan aksi terorisme, dan pihak berwenang Libya telah menahan sejumlah orang yang diduga bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved