Tujuh Anggota GmnI Unika Santo Thomas Medan Ikut Diwisuda

Wisuda 450 lulusan Unika Santo Thomas Medan yang berlangsung Sabtu (27/10) di Hermes Place Medan menjadi hari yang

Tujuh Anggota GmnI Unika Santo Thomas Medan Ikut Diwisuda - 4_November-Wisuda_Anggota_GmnI_Unika.jpg
IST
WISUDA - Anggota GmnI Sejajaran Unika Santo Thomas Medan berforo bersama dua anggota GmnI Komisariat Fakultas Hukum yang ikut diwisuda, Arnold Manalu dan Elvis Hasibuan di Hermes Place Medan, Sabtu (27/10).
Laporan wartawan Tribun Medan/ Truly Okto Purba

MEDAN, TRIBUN – Wisuda 450 lulusan Unika Santo Thomas Medan yang berlangsung Sabtu (27/10) di Hermes Place Medan menjadi hari yang membanggakan bagi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Sejajaran Unika Santo Thomas Medan. Pada hari itu, sebanyak tujuh anggota GmnI dari dua komisariat ikut diwisuda.

Komisaris GmnI Komisariat Fakultas Ilmu Komputer Unika Santo Thomas Medan, Effendi Kardo mengatakan, atas nama seluruh komisariat yang ada di Unika Santo Thomas, pihaknya mengucapkan selamat kepada wisudawan/wati yang dilantik.

“Semoga menjadi sarjana yang sukses, bisa mengabdi,  dan bersaing buat masyarakat. Khususnya kepada rekan-rekan GmnI yang telah menjadi sarjana, semoga bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh sesuai dengan motto GmnI yakni Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang. Artinya, saat sebuah peluang tertutup, terbukalah peluang lainnya. Namun seringkali kita terpaku menunggu dan menyesali hilangnya peluang pertama tanpa pernah sadar bahwa sesungguhnya ada kesempatan lain yang terbuka untuk kita jalani,” katanya.

Tujuh anggota GmnI Unika Santo Thomas Medan yang ikut diwisuda adalah Leo Chan Tobing, Rosmina Sinuhaji, Eralisa Sitepu dan Debora Banjarnahor dari komisariat Fakultas Ilmu Komputer. Kemudian Arnold Manalu, Elvis Hasibuan dan Ganda Marbun dari komisariat Fakultas Hukum.

Anggota GmnI Komisariat Fakultas Ekonomi, Rico Nainggolan mengatakan, sebagai sebuah organisasi eksternal kampus, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan wisuda tersebut meskipun dilaksanakan di luar kampus. Namun, ke depannya, pihaknya berharap agar acara wisuda bisa dilaksanakan di dalam kampus.

“Jika acara ini (wisuda) dilaksanakan di dalam kampus, tentu saja bisa menjadi sebuah media untuk memperkenalkan kampus Unika Santo Thomas kepada para orang tua/wali wisudawan/wati maupun undangan yang menghadiri,” kata Rico.(*/top)

Penulis: Truli Okto Purba
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved