Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi
TRIBUNMEDAN.com.MEDAN- Dalam sejarahnya, Hotel Danau Toba Internasional di
didirikan oleh seorang nasionalis sejati yang begitu cinta tanah air dan bangsa
serta budayanya. Ia adalah T.D. Pardede, seorang putra Batak, yang begitu
gigih menjadi entreprenuer sejati dengan melihat peluang pasar di bisnis
perhotelan di kota Medan yang cukup menjanjikan.
Menurut Indri yang juga merupakan putri ke sembilan dari sang pendiri ini,
T.D. Pardede selain sebagai sosok ayah yang bijak bagi anak-anaknya juga
sebagai enterpreneurship yang punya porto polio luar biasa.
“Ayah percaya bahwa bisnis itu ada berbagai jenis. Karenanya apabila bisnis
yang satu kurang bagus profitnya, maka akan juga bisa mengandalkan dari bisnis
yang lain. Inilah yang mendasari terus dilakukan pengembangan bisnis lainnya,”
jelas DR. Indri Pardede – General Manager Hotel Danau Toba Internasional.
Menurut Indri, didirikan karena bisnis tekstil saat itu sedang up and
down. Selain itu pendirian hotel juga karena melihat potensi dan pasar
perhotelan di Indonesia yang cukup menjanjikan dan masih besar hingga saat ini.
“Sehingga beliau merasa pas berbisnis
di bidang hotel. Sat ini kami punya sekitar 1.000 kamar dari 8 hotel yang kami
miliki, 3 hotel di kota Medan, 1 hotel di Brastagi dan 3 hotel di Parapat.
Semua hotelnya bernama Hotel Danau Toba Internasional di bawah manajemen kelola
1 Perusahaan kami, dan kami akan terus berusaha mengembangkan bisnis ini dengan
penambahan hotel baru,” papar Indri.
(cr3/tribun-medan.com)