Pajang Hasil Karya Terbaik Sebagai Motivasi Untuk Siswa SMKN 10

Erlina, wakil kepala sekolah bagian kesiswaan SMK Negeri 10 Medan


Laporan wartawan Tribun Medan/Wiwi Deriana

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Erlina, wakil kepala sekolah bagian kesiswaan SMK Negeri 10 Medan mengatakan khusus untuk siswa tata boga dan kecantikan memiliki jam pulang sekolah yang berbeda dengan siswa lain bila ada praktek.

"Yang menentukan kecepatan pulang mereka adalah mereka sendiri. Kalo prakteknya sudah selesai baru boleh pulang. Karena masakan dan kecantikan prakteknya memang harus selesai saat itu juga, " katanya.

Sekolah ini juga memberikan praktek kerja lapangan (PKL) kepada siswanya. Tidak hanya di Medan, mereka juga praktek ke Jogja,Magelang, Jakarta dan Malaysia. Setiap siswa akan diberi waktu PKL selama tiga bulan namun khusus untuk siswa tata boga mempunyai waktu PKL yang lebih panjang.

Untuk penentuan tempat pkl,didiskusikan dulu dengan orangtua. Dan kemudian pihak sekolah akan menyeleksi menurut keuangan skill dan prilaku.

"Kita sesuaikan tempat pkl dengan keuangan siswa. Selain itu, bagi siswa yang keluar Medan harus mempunyai skill dan prilakunya juga harus bagus, " ujarnya.

Selain itu, sebagai motivasi bagi siswa hasil karya yang terbaik dan yang pernah di perlombakan dipajang di koridor sekolah. Erlina mengatakan hasil karya ini biasanya adalah hasil kerajinan yang terbaik sehingga bila siswa ingin hasil karyanya dipajang dia harus menghasilkan karya terbaik. (der/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved