Modif Seksi Kijang Jantan
Mobil lansiran 20 tahun lalu ini masih menawan berkat sentuhan yang
Laporan wartawan Tribun Medan/Yunus
TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Mobil lansiran 20 tahun lalu ini masih menawan berkat sentuhan yang dilakukan Timbul. Meski ubahan yang dilakukan tidak terlalu ekstrem, Toyota Kijang Jantan tersebut tampil lebih muda dari usianya, juga seksi lewat pemakaian kaca transparan dan warna cerah di beberapa bagian.
Kendaraan ini dimiliki keluarga Timbul sejak pertama kali diluncurkan, yakni tahun 1992. Menurutnya, jika tanpa perawatan dan ubahan yang tepat, Kijang ini mungkin sudah tak layak pakai dan tak elok dipandang. Itu pula yang pernah dirasakan oleh lelaki bertubuh gempal ini.
Oleh karenanya, sejak pertengahan tahun lalu, ia memutuskan untuk memberikan ubahan di beberapa sisi. Misalnya, pada cat mobil yang awalnya berwarna merah tua, kini diganti dengan yang lebih muda. "Pemakaian warnanya tetap aslinya, hanya diganti dengan yang lebih cerah, sesuai dengan tujuannya, kan istilahnya ingin meremajakan kembali," ujar Timbul usai melakukan pemotretan di Pendopo USU, Medan, Jumat (25/1/2013).
Selain itu, untuk kaca mobil Timbul memilih model transparan, sehingga penumpang dan interior mobil terlihat jelas dari luar. Begitu pun pada jok. Diganti dengan balutan kulit MB- Tech Camaro putih, namun tetap mempertahankan rangka bawaan aslinya.
"Kalau
ditanya maksudnya pakai kaca tranparan dan warna jok putih, ya karena
ingin begini aja," ujarnya diiringi tawa kecil. "Biar cerah dan terang
ajan kelihatannya, terus kalau putihkan kelihatannya bersih," kata
anggota klub Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Medan tersebut.
Tak
hanya di situ saja, modifikasi juga meliputi pemasangan perangkat audio
yang disimpan di tempat penumpang di belakang mobil. Di antaranya
subwoofer merek Venom, monoblok
Momentum, serta lainnya. "Kalau tidak enggak ada audio yang nge-bass
itu kayaknya ada yang kurang," ujarnya.
Kemudian, tampilan juga kian elegan dan memukau dengan penggunaan grill milik Kijang Grand Extra. Lampu depan Kijang Grand Extra, light bar, fog lamp Kijang Kapsul serta aksesori lain. "Sebagian besar masih memakai barang-barang milik Kijang, hanya jenisnya saja yang berbeda," kata Timbul.
Proses pengerjaan modifikasi Kijang ini memerlukan waktu sekitar dua bulan, dengan kisaran biaya mencapai Rp 40 juta. "Untuk biaya pelek saja misalnya sudah sampai Rp 9 juta. Selain itu yang memakan biaya banyak itu pada audio dan air brush," ujarnya.
(yns/tribun-medan.com)
