Breaking News

Inilah Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Bermain Ponsel di Kereta

Jika anda salah seorang penumpang kereta yang sering bermain handphone saat di dalam kereta, anda harus lebih berhati-hati jika tidak ingin

TRIBUN-MEDAN.com,  Jika anda salah seorang penumpang kereta yang sering bermain handphone saat di dalam kereta, anda harus lebih berhati-hati jika tidak ingin mengalami kejadian seperti yang dialami Maria (21). Maria harus merelakan hanphone miliknya karena menjadi korban penjambretan saat tengah menumpang kereta api ekonomi tujuan Bogor, Minggu (24/3/2013).

Kejadian berawal saat Maria tengah menumpang kereta api ekonomi dari stasiun Universitas Pancasila (UP), sambil menunggu kereta ia memainkan hanphone blackberry miliknya di peron stasiun. Saat itulah pelaku diduga mengincar untuk merebut hanphone milik korban.

Saat kereta tiba Maria pun masuk kedalam kereta api ekonomi tujuan bogor tersebut. Saat kereta mulai berjalan, tiba-tiba seorang pria kurus berambut panjang merebut handphone milik korban dan langsung melompat turun ke stasiun UP.

Korban yang tidak sempat turun di stasiun UP, kemudian baru turun di stasiun UI dan melaporkan penjambretan yang ia alami. Sambil berurai airmata ia melaporkan penjambretan yang ia alami kepada petugas stasiun dan polisi yang bertugas di stasiun.

"Kita langsung kejar ke stasiun UP, sempat kita sisir juga di sekitar stasiun dan angkot-angkot, tapi gak ketemu," ujar Briptu Endy, seorang petugas dari Brimob yang sempat mengejar pelaku.

Endy menuturkan, petugas telah berulangkali mengingatkan untuk berhati-hati saat sedang berada di stasiun ataupun di kereta. Ia menyebut, terkadang korban asyik mengeluarkan dan bermain hanphone saat menunggu kereta sehingga banyak penjahat menjadi terpancing dan mengincar korban.

Ia mengatakan para penumpang harus senantiasa waspada untuk menghindari terjadinya tindak kejahatan. Ia juga memaparkan bahwa biasanya para penjambret bekerja secara berkelompok dan bekerja sama.

"Biasanya ada yang tugasnya ngalihin perhatian, ada yang ambil, kerjanya kelompok. Makanya masyarakat harus lebih waspada," tandasnya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved