HUT Kota Medan
Banyak Pungli Diperayaan Hari Jadi Medan
Hari jadi kota Medan yang ke 423 Tahun dirayakan secara meriah
Penulis: Ayu Prasandi |
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hari jadi kota Medan yang ke 423 Tahun dirayakan secara meriah oleh pemerintah kota Medan di Lapangan Benteng Medan, Minggu (30/6/2013) malam.
Ratusan warga Medan yang hadir dalam acara tersebut di hibur oleh artis-artis papan atas seperti Novita Dewi X Faktor dan Firman.
Namun sayang, perayaan yang diadakan untuk rakyat tersebut ternyata menimbulkan kekecewaan di hati masyarakat Medan yang datang ke acara tersebut.
Banyaknya pungutan liar yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu membuat masyarakat kecewa. Banyaknya orang-orang yang mengaku tukang parkir dengan seenaknya meminta uang parkir. Padahal para oknum tersebut tidak memiliki kertas parkir meminta uang parkir seenaknnya.
Hal tersebut di alami oleh Thomas. Thomas dan teman-temannya sengaja ke acara perayaan hari jadi kota Medan tersebut terkejut ketika ia dan teman-temannya memarkirkan kendaraannyaa, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang diperkirakan berusia 35 tahun datang dan meminta uang parkir kepadanya.
"Tadi saya mau parkir kereta, terus ada laki-laki katanya dia tukang parkir minta uang parkir sama saya, pas saya tanya berapa, katanya satu kereta 3ribu. Kami ada empat kereta, terkejutlah saya, saya tanya gak kemahalan itu bang? Biasanya kan seribu, eh dia malah bilang memang segitu biasanya bang," ujar Thomas geram.
Thomas mengatakan, saat ia meminta kertas parkir si tukang parkir malah memberinya kertas kosong yang kemudian ditulis no polisi sepeda motor Thomas.
"Heran saya, katanya pesta rakyat, tapi kok banyak kali pungli," ungkap Thomas dengan nada kesal saat di temui Tribun.
(Cr3/tribun-medan.com)