Buka Bisnis Kaos Setelah Gagal Masuk PTN

Meski masih berusia 19 tahun, bukan kendala bagi Vito Sinaga untuk melakoni sebuah bisnis. Berbekal ilmu desain yang ia

Penulis: Ayu Prasandi |

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Meski masih berusia 19 tahun, bukan kendala bagi Vito Sinaga untuk melakoni sebuah bisnis.
Berbekal ilmu desain yang ia miliki, ia memberanikan diri membuka sebuah usaha yang diberinama punya Medan.

"Awal mula berbisnis tersebut karena saya sempat dua kali gagal menjadi mahasiswa di Perguruan tinggi negeri (PTN), karena galau mau berbuat apa, lalu saya mencoba menuangkan kegalauan saya tersebut dengan membuka punya medan," ujarnya saat berkunjung ke kantor Harian Tribun Medan, Selasa (10/9/2013).

Vito mengaku, dengan bisnis tersebut saat ini ia sudah memiliki penghasilan sendiri. "Dulu itu waktu saya tamat SMA, orang tua ingin sekali saya kuliah di PTN, tapi mau bagaimana lagi, sudah dua kali di coba tidak lulus," ungkapnya.

Untuk mengobati sedikit rasa kecewa orang tuanya tersebut, ia memulai bisnis kaosnya tersebut. Awalnya Ia memasarkan kaos-kaos hasil desainnya dengan memanfaatkan sosial media. Setelah jalan dua tahun, masyarakat di Medan menyukai kaos-kaos yang ia jual.

"Dulu pertama merintis, saya tanpa modal. Hanya memanfaatkan media sosial seperti facebook, twiter, dan lain-lain untuk berjualan," ungkap mahasiswa semester lima mikroskil ini.

Saat ini, meski sudah memiliki outlet di daerah Bumi Asri, ia tetap memanfaatkn sosial media untuk menjual kaos-kaos khas medannya tersebut.

"Sekarang orang tua bangga dengan apa yang telah saya capai. Orang tua tidak mempermasalahkan lagi tentang saya tidak masuk PTN. Malah sekarang orang tua ikut membantu usaha saya," jelasnya.

Vito memiliki target, akan membangun outlet di Bandung. Dan 10 tahun kedepan ia ingin membangun outlet di setiap daerah di Indonesia.

"Saya berencana setelah lulus kuliah akan pindah ke Bandung dan akan membuka outlet disana. Di Medan outlet tetap ada tetapi saya alihkan kepada teman saya yang juga mitra saya dalam membangun usaha ini," tuturnya.

Dalam menjalankan bisnisnya, Vito tidak takut untuk gagal. Setiap melakukan sesuatu pasti penuh dengan resiko, dan ia percaya dengan modal tekad dan tidak takut gagal pasti usaha bisa berhasil.

"Kalau kita mau maju jangan pikirin resiko.
Gagal itu biasa, sekarang kembali bagaimana kita menanggapi kegagalan itu," katanya.

(Cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved