Diperlakukan Seperti Anak TK Ratusan PPL Gowa Pulang

Ratusan panitia pengawas lapangan (PPL) pemilu 2014 Kabupaten Gowa memilih pulang dan tidak mengambil honor mereka saat

TRIBUN-MEDAN.com, GOWA - Ratusan panitia pengawas lapangan (PPL) pemilu 2014 Kabupaten Gowa memilih pulang dan tidak mengambil honor mereka saat mengikuti pembekalan PPL yang berlangsung di Malino Gowa, Minggu (8/12).

Hal tersebut dikarenakan mereka kecewa terhadap cara pembagian honor pergantian transport yang dilakukan oleh panwas.

Dari keterangan salah seorang anggota PPL yang hadir, mereka memilih pulang karena tidak terima dengan cara panwas yang menganggap mereka seperti anak TK.

"Masa pembagiannya seperti orang mengantri BLT saja. Kita ini bukan anak TK lagi yang menunggu dipanggil namanya satu-satu terus maju kedepan ambil honor yang jumlahnya Rp 50 ribu/orang atau PPL," ujar seorang anggota PPL yang namanya tidak ingin dikorankan.

Sebanyak 501 anggota PPL dari seluruh kabupaten mengikuti kegiatan pembekalan pemilu. Usai acara mereka kemudian dibagikan honor sebagai pengganti transport.

"Maunya itu honor diberikan ke panwas kecamatan masing-masing saja. Nanti panwascam yang bagikan. Kalau ratusan ppl dipanggil satu-satu kan lama. Orang sudah mau pulang. Kehujanan lagi. Bagaimana orang yang tinggal di bontonompo dan dataran tinggi lainnya juga," lanjutnya.

Karena cara yang tidak sesuai dengan keinginan, ratusan ppl dari tiga kecamatan, seperti Kecamatan Barombong, Palangga, dan Somba Opu memilih pulang.

Sementara itu salah seorang anggota panwas kabupaten, Ratna yang bertanggung jawab membagikan honor tersebut menolak untuk memberikan komentar,"aduh sebentar yah masih ada saya kerja sekarang ini, langsung tanya ke ketua panwas saja," paparnya dengan nada tergesa-gesa. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved