Pendaftar Program SM3T dari Unimed Mencapai 680 Orang

Prof Dr Khairil Ansari mengatakan, jumlah sarjana Unimed yang mendaftar program Sarjana Mengabdi di Daerah Tertinggal sudah mencapai 680 orang

Laporan Wartawan Tribun Medan / Liston Damanik

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pembantu I Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Dr Khairil Ansari mengatakan, jumlah sarjana Unimed yang mendaftar program Sarjana Mengabdi di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (SM3T) sudah mencapai 680 orang.

"Tahun ini sudah mencapai 680 orang. Pendaftaran ditutup 15 Juni. Mungkin kuotanya sama seperti tahun lalu, 225 orang. Tapi kalau nanti tidak lulus ujian, ya mereka tidak bisa ikut program ini," katanya di Gedung Biro Rektor, Sabtu (7/6/2014).

Menurut Ansari tempat tujuan SM3T di Papua Barat antara lain adalah Asmat, Yakuhimo, Lanijaya, Puncakjaya,  dan Tolikara.

"Program ini untuk mendidik calon guru agar profesional," ujarnya.

Kelompok pertama SM3T dari Unimed yang berangkat tahun 2013 lalu punya prestasi unik karena mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Nasional (MURI) sebagai pemecah rekor Penyelenggara Menulis Surat Kepada Menteri dengan Menggunakan Media Dedaunan oleh Peserta Terbanyak.

(ton/tribun-medan.com)

Penulis: Liston Damanik
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved