Said Aqil Sebut Gus Dur Pernah Doakan Prabowo Jadi Presiden

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan Gus Dur pernah doakan Prabowo jadi presiden.

KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES
Calon Presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto memberikan jawaban dalam acara Debat Capres 2014 putaran ketiga di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/6/2014). Debat capres kali ini mengangkat tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional . 
TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, calon presiden Prabowo Subianto merupakan sosok yang dekat dengan alm Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Pascareformasi, menurut dia, keduanya kerap melakukan pertemuan. Bahkan, Aqil menyebut Gus Dur pernah mendoakan Prabowo ketika itu.

"(Kata Gus Dur), Anda masih muda, sabar dulu. Nanti akan menjadi pemimpin ketika sudah tua," ujar Aqil sesaat sebelum menyambut kedatangan Prabowo di Pondok Pesantren Komplek di Palomamanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (27/6/2014) siang.

Aqil pun meyakini, doa dari Gus Dur itu bisa menjadi kenyataan. Pasalnya, doa dari Presiden ke-4 itu, menurut dia, selalu dikabulkan oleh Allah.

"Gus Dur kalau ngomong terbukti. Sutarman bapak nanti akan menjadi Kapolda Metro, kemudian Kapolri, betul. Waktu itu masih menjadi ajudan kombes pangkatnya. Ngomong ke saya, sampeyan nanti kalau udah umur 56 tahun akan menjadi Ketum PBNU, betul juga setelah 56 tahun," paparnya.

Pantauan Kompas.com di lokasi, berbagai spanduk, bendera dan atribut kampanye terpasang di sepanjang jalan menuju pesantren. Alat peraga kampanye tersebut diantaranya menampilkan gambar Gus Dur bertuliskan "Pemimpin yang ikhlas pada rakyat ya Prabowo."
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved