Biopalas USU Memperingati Hari Harimau Se-Dunia

Biologi Pecinta Alam dan Studi Lingkungan Hidup atau yang disingkat dengan Biopalas USU memperingati hari Harimau se-Dunia. Mereka melukis

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tarmizi Khusairi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Biologi Pecinta Alam dan Studi Lingkungan Hidup atau yang disingkat dengan Biopalas USU memperingati hari Harimau se-Dunia. Mereka melukis wajah mereka hingga menyamai wajah harimau.

Ketua Panitia Nikmah Hadana Thahura mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberi pendidikan kepada masyarakat. "Hariamu sudah banyak yang bermatian, di bunuh, diambil kulitnya. Memang si kulitnya eksotis, tetapi janganlah sampai membunuhnya,"kata Nikmah.

Sementara itu, Koordinator Biopalas Siska mengatakan, sebenarnya hari harimau Dunia jatuh pada 29 Juli.

"Berhubungan pas lebaran, jadi kami majukan tanggalnya, di Pekan Baru 22 Juli, Medan 20 Juli sedangkan Padang dan Palembang belum jelas," katanya kepada www.tribun-medan.com, Minggu siang.

Hari harimau se-Dunia Pertama kali digagas di Saint Petersburg Tigger Summit Tahun 2010. Tujuan dari perayaan ini adalah untuk mempromosikan sistem global untuk melindungi habitat alami harimau dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu konservasi harimau.

(Cr4/tibun-medan.com)

Editor: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved