Korban Angin Kencang di Simalungun Akhirnya Terima Bantuan
"Ini pun lumayan kali lah. Semalam kami tunggu-tunggu juga. Rupanya datang juga (bantuan)," ujar Sukma,
Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar
TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Para korban angin kencang di Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapiandolok, Kabupaten Simalungun memperoleh bantuan dari tim gabungan dari Pemkab Simalungun, Rabu (30/7/2014).
Usai 'harap-harap' cemas selama dua malam, para korban akhirnya bisa bernapas lega saat menerima bantuan. Adapun bantuan yang diberikan berupa alat-alat dapur, makanan instan dan bahan makanan mentah serta tenda.
"Ini pun lumayan kali lah. Semalam kami tunggu-tunggu juga. Rupanya datang juga (bantuan)," ujar Sukma, salah seorang korban di Jalan Sariok, saat ditemui di rumahnya.
Sukma mengatakan, pascakejadian Senin malam lalu, ia dan keluarganya terus melakukan perbaikan atap dan bagian rumah mereka yang rusak.
"Ini atap dapur ini kalau gak dibetulin suami susah masak. Kalau tidur agak kami geser tempat tidurnya. Di bawah seng yang bocor udah kami siapkan ember," katanya.
Sukma mengaku, dalam suasana yang diterpa bencana, ia tetap bisa menerima tamu. "Kalau kami ya, anak-anaklah yang datang kemari. Karena kami memang asli orang sini," katanya.
Sementara itu, Juwita, korban lainnya di Jalan Gunungsari, berharap ada bantuan berupa uang tunai untuk membeli keperluan bayinya. "Ini memang udah lumayan lah dikasih tempat bayi. Tapi kalau bisa ada bantuan uang lah supaya bisa beli keperluannya," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Simalungun, Mixnon Andreas Simamora mengatakan, pihaknya akan mengusulkan bantuan uang tunai.
"Untuk uang tunai kita lihat dululah kerusakannya. Tergantung kerusakannya," katanya. (cr1/tribun-medan.com)
PS: Berita/Wawancara diliput/dilakukan Rabu (30/7), sekitar jam 14.30 WIB.
Ket foto: Salah seorang korban angin kencang di Tapiandolok, Simalungun, tengah memperbaiki atap rumahnya yang rusak, Rabu (30/7/2014).