Murid Gus Dur Masuk Bursa Calon Menteri Agama

Nama tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Zuhairi Misrawi atau lebih dikenal Gus Mis masuk dalam bursa Menteri Agama Versi www.kabinetrakyat.org.

Murid Gus Dur Masuk Bursa Calon Menteri Agama
Gusdur

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA - Nama tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Zuhairi Misrawi atau lebih dikenal Gus Mis masuk dalam bursa Menteri Agama Versi www.kabinetrakyat.org.

Nama Gus Mis, bersama Imam Nachrowi dan Komaruddin Hidayat masuk dalam jajaran Menteri Agama yang diusulkan.

Terkait hal itu, Gus Mis menyerahkan semua kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Lulusan universitas al-Azhar, Kairo, Mesir ini mengatakan Menteri Agama pada hakikatnya harus menjamin kemajemukan, mengembangkan pendidikan, wakaf, dan memfasilitasi penyelenggaraan haji yang berkualitas.

"Secara filosofis, Menteri Agama harus menegakkan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar murid almarhum Gus Dur ini kepada Tribunnews.com, Jumat (1/8/2014).

Setelah Tim Jokowi melalui sosial media Facebook dengan akun Jokowicenter.com, menggunggah kuesioner seputar siapa menteri yang pantas mengisi kabinetnya lewat dunia maya.

Kini, berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, Minggu (27/7/2014), www.kabinetrakyat.org juga mengusulkan nama- nama calon menteri yang dianggap oleh rakyat layak untuk duduk di kabinet pemerintahan.

"www.kabinetrakyat.org merupakan upaya kami sebagai bagian dari masyarakat dengan latar belakang beragam - relawan, aktivis, jurnalis, pengacara, buruh, pedagang,pegawai negeri, petani, politisi, praktisi IT, tokoh agama dan mahasiswa - untuk mewujudkan Kabinet Rakyat seutuhnya, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat!" Demikian tertulis dalam laman tersebut.

Dalam situs resminya kabinet rakyat juga memunculkan nama-nama yang menurut pengelola muncul hasil dari diskusi bersama jurnalis, pengamat, akademisi, aktivis, teknokrat, politisi dan dan masukan-masukan yang langsung diberikan oleh rakyat dimanapun berada, apapun profesi, agama dan sukunya.

Dijelaskan pula, nama- nama menteri sebagai masukan untuk kabinet Jokowi diharapkan berpijak pada kriteria-kriteria. Yakni, tidak pernah terlibat korupsi, Bukan pelanggar HAM, Profesional di bidangnya sesuai dengan visi misi Jokowi-JK, dan Bukan perusak lingkungan hidup.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved