Anak Gugat Ibu Rp 1 Miliar
Putri Bungsu Nenek Fatimah Mau Jual Ginjal untuk Bantu Ibu
Rasa stres dan putus asa Fatimah (90) setelah digugat oleh putri kandungnya, Nurhana (50), juga dialami oleh adik-adik Nurhana yang membela ibunya.
TRIBUN-MEDAN, TANGERANG — Rasa stres dan putus asa Fatimah (90) setelah digugat oleh putri kandungnya, Nurhana (50), juga dialami oleh adik-adik Nurhana yang membela ibunya.
Amas (40) misalnya. Kepada Warta Kota (grup Tribunnnews) saat ditemui di kediaman Fatimah di Gang Mushola RT 02/01 no. 11 mengaku pernah nyaris dua kali melakukan tindakan nekat untuk membantu ibunya.
"Dituntut Rp 10 juta sampai Rp 50 juta saya mungkin masih bisa bantu. Tapi pas dia nuntut Rp 300 juta, dan sekarang Rp 1 miliar, ya saya ikutan stress jadinya, mas. Saya nyaris pernah mau jual ginjal saya supaya bisa lunasin uang yang mereka minta," kata Amas sambil terisak-isak. (Baca: Nurhana Tega Menggugat Ibu Kandungnya Rp 1 Miliar)
Saking ingin melepaskan ibunya dari penderitaan ini, Amas bahkan juga pernah hampir bekerja di lokalisasi dan tempat hiburan malam.
"Saya waktu itu udah nggak peduli harga diri mas. Saya kasihan banget sama emak, sampai jadi wanita panggilan pun saya siap. Tapi dua hal itu sampai sekarang nggak saya lakukan karena nggak dibolehkan sama saudara saya yang lain," ujar Amas lagi.