Sebelum Memulai Kompetisi PSSI Harus Teliti Terkait Financial Klub

Penasehat Hukum Oki Rengga dan Syamsul Bahri, Andry Mahyar Matondang SH menyarankan kepada PSSI sebelum menggelar kompetisi

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penasehat Hukum Oki Rengga dan Syamsul Bahri, Andry Mahyar Matondang SH menyarankan kepada PSSI sebelum menggelar kompetisi harusnya PSSI meminta report financial klub. Bila financial tidak mencukupi PSSI memiliki wewenang untuk menghapuskan klub dari peserta kompetisi.

"Harus adalah laporan financial yang diberikan klub kepada PSSI. Ini sebagai bahan pertimbangan. PSSI harus teliti. Hal ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Kan kasian pemainnya, kalau begini," ujarnya, Rabu (1/10).

Terpisah, Oki Rengga dengan melayangkan surat somasi ini, ada harapan yang terpancar dari dirinya. Ia berharap gajinya dapat dikeluarkan.

"Sudah dilayangkan. Dengan surat ini saya meminta niat baik PSBL untuk membayarkan gaji saya selama 4 bulan senilai Rp.20 juta,"katanya.

Disamping itu, Mantan Kiper PSMS Medan IPL ini, meminta agar ada perhatian dari PSSI, terhadap pemain sepakbola mengalami nasib seperti dia.

"Harusnya ada lah perhatian dari PSSI atas kasus seperti ini. Dan bukan pertama kali kasus seperti ini. Banyak pemain bola yang mengalami nasib seperti ini,"tandasnya.

Oki Rengga dan Syamsul Bahri pemain PSBL Langsa, terus memperjuangkan haknya sebagai pesepakbola. Meski kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2014 sudah usai digelar. Namun, hingga saat ini kedua pemain tersebut, belum menerima sisa gaji selama 4 bulan.

(cr2/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved