Usaha Pemerkosaan Angota Dewan

"Pemain Itu Dia. Di Dalam Kamar Mereka Sempat Merokok"

Pancasila Sibarani, anggota DPC Partai Golkar Pematangsiantar, menilai rekannya di dewan Siantar Denny Torang Siahaan adalah korban

Facebook
Yesika Pratiwi Sidabalok (kiri) dan Denny Siahaan (kanan) sedang duduk bersama. Terlihat mereka akrab dari foto selfie yang diambil Yesika. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pancasila Sibarani, anggota DPC Partai Golkar Pematangsiantar, menilai rekannya di dewan Siantar Denny Torang Siahaan adalah korban dalam kasus percobaan pemerkosaan yang dilaporkan Yesika Pratiwi Sidabalok, anggota dewan Siantar dari Partai Hanura.

"Pemain dia itu. Kalau dibilang dia itu dikejar-kejar bayangan, itu gak ada. Analisaku begitu. Kita tanya kawan-kawan, 'Di Medan gimana Yesika?' Gak pake pengawal kok. Memang mereka gak ada berdua secara khusus. Tapi gabung ramai-ramai ada," ujarnya, Jumat (24/10/2014).

Pancasila mengatakan, setelah mendengar cerita dari Denny, bahwa pada tanggal 30 September lalu, mereka hendak merayakan ulang tahun Denny.

"Waktu tanggal 30 itu sebetulnya ulang tahun Denny. Mereka sebetulnya mau merayain itu. Sekalian di situ mau nembaklah dia, mau ngungkapkan isi hati. Mereka kan ke Parapat gak jadi. Kalau dia bilang dia meronta-ronta di mobil, gak benar. Habis dari situ kan mereka makan di RM Motong di Jalan Parapat. Habis dari situlah mereka merencanakan ngambil kamar," kata Pancasila.

Pancasila pun menyebut Yesika seorang perokok. "Dan di kamar itu mereka bukan sebentar. Lama itu. Masih sempat merokok pun mereka di dalam. Dan si Yesika itu pun merokok itu. Jangan salah," katanya.

Pancasila pun mengakui seperti apa temannya yang masih lajang itu.

"Memang kita tahu si Denny itu bejat, tapi kebejatannya itu dimanfaatkan. Jadi makanya kita bilang gitu. Nanti saya bujuklah Denny untuk bertemu khusus. Jadi menurut kami, Kristina dan keluarga terlalu mem-blow-up persoalan ini. Dan menikmati persoalan. Karena kalau memang dia merasa terzolimi, gak butuh waktu 20 hari baru melapor."

"Ada maksud tertentu yang saya nilai. Cuma karena sudah masuk ke proses hukum, nanti Denny lah yang ngomong. Rekamannya ada kok."

(amr/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved