Warga Medan Tenggelam di Malaysia

Kapal Tugboat Tenggelam, Kekasih ABK Johan Abidin Hutabarat Pasrah

Hari ini belum ada kabar lagi. Tapi tadi malam kapalnya baru ditemukan. Dan rencananya baru hari ini diangkat kapalnya.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) yang tenggelam dalam peristiwa Tugboat Malaysia yang ditabrak kapal tanker Malaysia di Perairan Tanjung Gelang, Pahang, Malaysia, (29/10). Diketahui sejumlah ABK berkewarganegaraan Indonesia masih dinyatakan hilang.

Dari informasi dari KJRI di Johor Bahru, ada sejumlah WNI yang berada di tugboat yang tertabrak di antaranya Novri Sentra, Iwan Abdulrahman dan Johan Abidin Hutabarat. Sementara 1 (satu) orang WNI selamat dibantu oleh nelayan. Martin Sembiring, ABK yang selamat, memperkirakan rekan ABK lainnya berada dalam tugboat yang tenggelam.  Johan diketahui merupakan warga Medan, Sumatera Utara, yang tinggal di daerah Sukadono, Medan Helvetia.

Tribun Medan berhasil berbincang dengan Novi Mayri Yanti Ketaren, kekasih Johan Abidin Hutabarat yang dinyatakan masih hilang sampai hari ini. Ia tampak tegar menceritakan bagaimana perasaannya dan keluarga besar Johan Abidin saat ini menunggu kabar dari otoritas Malaysia.

“Hari ini belum ada kabar lagi. Tapi tadi malam kapalnya baru ditemukan. Dan rencananya baru hari ini diangkat kapalnya. Diduga ada 3 orang korban yang masih berada di dalam kapal. Kita berharap agar hari ini bisa dievakuasi (korban),” kata gadis yang seharusnya dipersunting Johan Abidin Hutabarat di bulan Januari 2015 ini.

Ia memastikan otoritas Malaysia masih terus melakukan pencarian hingga saat ini. Adik korban, Daniel, yang juga bekerja disana juga ikut menelusuri pencarian yang sudah dilakukan selama hampir seminggu.

“Polisi Malaysia tetap menjawab telepon dan memberikan kabar soal perkembangan terbaru. Mereka update. Tapi menurut kita terlalu lama korban ditemukan dan diidentifikasi. Mungkin karena kondisi cuaca juga ya,” terangnya.

Ia berharap korban bisa segera diidentifikasi dan dipulangkan ke Medan agar dapat disemayamkan di kampung halamannya, Tarutung, Tapanuli Utara. (ers/tribun-medan.com)


NEXT

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved