Kenaikan Harga BBM

Organda Binjai Wacanakan Tarif Angkot Naik Hingga 25 Persen

Naiknya BBM, Senin (17/11/2014) pukul 00.00 WIB dini hari membuat organda Kot Binjai berencana menaikkan tarif angkot sebesar 20

Editor: akb lama
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Angkutan Kota (angkot) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Naiknya BBM, Senin (17/11/2014) pukul 00.00 WIB dini hari membuat organda Kot Binjai berencana menaikkan tarif angkot sebesar 20 sampai 25 persen. "Saya lagi rapat di medan, memang ada rencana menaikkan ongkos angkot sebesar 20-25 persen. Ini sekarang lagi rapat menggodok tarif angkot baru," kata Ketua Organda Binjai, Cahaya Surbakti, Selasa (18/11/2014).

Organda sendiri, katanya tidak begitu mempermasalahkan kenaikkan harga BBM karena itu kewenangan pemerintah. Hanya saja terangnya, kenaikan harga BBM tersebut harus diikuti kompensasi untuk angkutan umum biar tidak berdampak.

"Untuk harga 25 persen, itu meliputi harga sparpart yang ikut naik karena kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM). Itu juga jadi dasar kita naikkan tarif angkot sebesar itu," jelasnya. Ditanya mengenai adanya isu yang mengatakan, Organda akan melakukan aksi mogok pada Rabu (19/11/2014) besok, Cahaya menyatakan, dirinya hanya membiarkan. "Hanya saja, mogok yang akan mereka lakukan tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pelajar,"ujarnya kepada www.tribun-medan.com, Selasa sore.

"Aksi besok lebih seperti hening cipta saja yang kita lakukan dengan naiknya harga BBM dan pastinya tidak ada kita rugikan masyarakat," terangnya. Terpisah Kepala Bidang Hubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Binjai, Sahri mengatakan hingga saat ini pihaknya belum ada menerima surat tentang kenaikkan tarif angkot.

"Belum ada sampai ke kita, baik itu surat dari departemen perhubungan maupun organda terkait kenaikan harga BBM ini, maka saya tidak tahu berapa persen kenaikkan tarif angkot," katanya kepada www.tribun-medan.com.

Terkait adanya wacana aksi mogok angkot yang dilakukan organda, Dishub akan menyiapkan Armada untuk mengangkat penumpang. "Kalau memang aksi besok itu jadi, kita siapkan armada. Tapi sampai saat ini surat mogok organda juga tidak ada sampai ke kita," ujarnya.

Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba mengatakan, terkait akan naikknya tarif angkot akibat kenaikan BBM, DPRD Binjai akan memanggil Dishub dan organda. "Keduanya akan kita panggil, kita tidak mau masyarakat menderita dengan sesuka hati menaikan tarif angkot," terangnya.

(ari/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved