Ada Bekas Tembakan di Kaki Pelaku Pembunuhan di Jalan Sudirman Siantar
B (40), seorang pria beranak satu yang diduga melakukan penganiayaan hingga pembunuhan terhadap tiga sepupunya sendiri di Jalan Sudirman
Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - B (40), seorang pria beranak satu yang diduga melakukan penganiayaan hingga pembunuhan terhadap tiga sepupunya sendiri di Jalan Sudirman Pematangsiantar, diketahui kakinya cacat karena bekas tembakan polisi saat dulu pernah melarikan diri saat tersangkut kasus pemerkosaan sekitar tahun 2008.
"Bandal memang dia itu. Kakinya aja pincang sampe sekarang itu," kata R Br Siahaan, kerabat korban, saat ditemui di rumahnya di Jalan Sudirman, tepat di sebarang Bengkel Lapangan Dam I/BB, Minggu (23/11/2014).
Sosok B juga dikenal sebagai pria pengangguran. Ia, kata Boru Siahaan, dikabarkan telah memiliki seorang istri dan anak. "Tapi entah dimana istrinya, arah-arah sana gitu. Arah Perdagangan," katanya.
Dari informasi yang terhimpun dari Polres Pematangsiantar, B juga pernah tersangkut kasus pencurian pada tahun 2012.
"Baru keluar dari penjara itu kudengar katanya," kata Boru Siahaan.
Sementara itu, korban meninggal, Reza Sitorus (22), dikenal sebagai sosok pemuda yang baik. "Baik kali anaknya itu. Dialah yang nyekolahkan adiknya, si Melly itu," masih kata Boru Siahaan.
Sehari-hari, Reza diketahui bekerja di pabrik Roti Ganda di Jalan Ade Irma. Bulan depan, kabarnya, ia akan melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya.
"Mau kawin pun dia bulan depan. Udah ada ceweknya itu," kata Boru Siahaan.
Elisa Tambunan, teman Reza, juga mengatakan demikian. "Baik orangnya dia. Pas bulan kemarin bapak kami meninggal dia terus yang ngawanin kami," katanya, di lokasi rumah korban.
Elisa mengatakan, Reza merupakan seorang kakak yang bertanggungjawab dan pekerja keras. "Pernah kerja juga dia sama adikku di gas. Udah macam saudaralah," katanya.
Elisa pun terkejut temannya tersebut tewas di tangan sepupunya sendiri. "Gak percaya aku. Makanya aku ke sini," ujarnya.
Sementara itu, adik Reza, Melly, yang coba ditemui di RS Vita Insani, belum bisa diwawancarai. Melly diketahui merupakan siswa di SMK Negeri 1 Pematangsiantar.
"Udah kelas 3 itu adiknya. Baik-baik semua orang itu. Cuma si Budi itu baru-baru ini tinggal di sini," ujar Boru Siahaan. (amr/tribun-medan.com)