Libur Kompetisi Luis Bantu Nenek
Tidak banyak pemain bola yang mengisi waktu libur kompetisi, dengan membantu orangtua atau nenek mereka.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tarmizi Khusairi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tidak banyak pemain bola yang mengisi waktu libur kompetisi, dengan membantu orangtua atau nenek mereka. Namun berbeda dengan pemain Bintang Jaya Luis Irsandi, ia mengisi waktu liburnya dengan membantu neneknya.
Mengantar neneknya belanja ke pasar dan bersihin rumah, kerab dilakukan oleh lelaki yang terkenal garang di rumput hijau, saat libur kompetisi. "Kalau masak, tidak lah, karena tidak pandai masak juga," katanya, Minggu (23/11/2014)
Pria yang mengaku sangat sayang dengan neneknya, jarang membatah perintah neneknya.
Kalau nenek suruh, kata Luis, ia selalu patuh, karena baginya neneknya sangat berjasa dalam karirnya sebagai pemain sepak bola. Ia juga selalu meminta doa, jika ia hendak bertanding.
Luis selalu minta doa kemenangan dan keselamatan saat bertanding."Ya bagi aku selain kemenangan, keselamatan juga menjadi faktor penting, percuma kan kalau menang tetapi cedera, kalau sudah cedera tidak bisa bermain bola lagi, itu merupakan hal yang lebih parah, daripada kekalahan," katanya,
Maka dari itu Luis juga selalu minta doa kepada neneknya agar di beri keselamatan. Selain membantu neneknya kegiatan Luis juga latihan di rumah, seperti skping yang setiap pagi dilakukannya
"Kalau durasi skiping itu, 30-45 menit hitung-hitung cari keringat," ucapnya.
Saat hari-hari tertentu ia juga latihan bersama pertamina untuk menjaga kondisi fisiknya. Latihan tiga kali dalam seminggu menjadi obat kerinduannya dengan kompetisi yang dalam waktu dekat akan digelar.
(cr4/tribun-medan.com)