Boy, Monyet Primadona di Kebun Binatang Medan

Suara khasnya yang juga keras, seperti magnet dalam memanggil orang. Kalau orang ramai mereka akan mendekat.

Boy, Monyet Primadona di Kebun Binatang Medan
int
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Tarmizi Khusairi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -  Dari kejauhan suara si Boy sudah kedengaran. "Wuk..wuk...wuk.... Begitu suara khas si Boy, monyet jenis wau wau yang ada di Kebun Binatang Medan. Bulunya yang hitam dan tangganya yang panjang membuat si Boy lincah begerak, pindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat. Ketika mengeluarkan suara, lehernya menggelembung seperti balon.

Bagian Promosi dan Ppublikasi Kebun Binatang Medan, Arfan mengatakan, Boy dan teman-temannya memang menjadi yang menjadi favorit pengunjung karena tingkahnya yang interaktif.

"Suara khasnya yang juga keras, seperti magnet dalam memanggil orang. Kalau orang ramai mereka akan mendekat. Mereka tidak takut dengan orang yang banyak," kata Arfan, Kamis (25/12/2014)

Dia mengatakan, saat libur Natal kali ini pengujung Kebun Binatang turun dari tahun lalu yang tembus 4 ribu pengunjung. Saat ini malah hanya 2700 orang pengunjung.

"Penyebabnya karena tadi hujan deras. Meski tidak ramai seperti tahun sebelumnya, tetapi Boy masih menjadi primadonanya," katanya.

Salah seorang pengunjung, Ulfa, mengatakan ia tertarik karena suara nyaring si Boy.

" Padahal cukup jauh tadi jaraknya, tetapi suaranya nyaring terdengar. Karena saya penasaran saya datang ke sini," katanya.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved